Soal SPPG Dorowati, LLI Lampung Utara Desak Pihak Berwenang Tidak Main Mata

Editor: Redaksi author photo

Ketua Laskar Lampung Indonesia (LLI) Cabang Lampung Utara Adi Candra mendesak pihak berwenang agar tidak main mata terhadap pemaslaahna SPPG Dorowati.
Suaraindo.id - Kegaduhan pengelolaan operasional Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dorowati kian memanas. 

Layanan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menyantuni warga justru lumpuh total, merugikan sekitar 2.500 penerima manfaat yang kini tak lagi mendapatkan haknya, serta membiarkan 50 relawan dan pelaksana tugas lapangan dirumahkan tanpa kejelasan sama sekali. Kondisi memprihatinkan ini memicu kecaman publik. 

Ketua Laskar Lampung Indonesia (LLI) Cabang Lampung Utara, Adi Chandra, mengecam dugaan kelalaian yang terjadi sekaligus menuntut pihak berwenang untuk tidak main mata.

 "Kami tegaskan, hal ini bukan sekadar kendala teknis sepele, melainkan dugaan kelalaian berat yang diduga dilakukan dengan sengaja oleh pimpinan yang memegang kendali di sana. Akibatnya, hak ribuan warga yang sangat membutuhkan terabaikan begitu saja," tegas Adi Chandra, Kamis (30/7/2026).

 Ia mendesak agar Satgas MBG bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Korwil Lampung segera turun tangan dan menindak tegas kinerja Kepala SPPG Dorowati sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. 

Tak cukup sampai di situ, Adi juga menuntut agar Kepala SPPG Dorowati menyampaikan pertanggungjawaban secara terbuka kepada masyarakat luas.

 "Rakyat berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Jangan sampai beban kesalahan satu orang justru dipikul oleh ribuan penerima manfaat serta puluhan tenaga pelaksana yang sudah bekerja dengan penuh dedikasi," tambahnya dengan nada menggebu.

 Sebagaimana diketahui, Kepala SPPG Dorowati dikabarkan absen dari tempat kerja tanpa keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan. Akibatnya, kewajiban pelaporan ke sistem pusat tidak terpenuhi, sehingga sistem secara otomatis menghentikan penyaluran dana operasional sesuai Standar Operasional Prosedur.

 "Secara kesiapan di lapangan kami tidak ada kendala sedikitpun. Bahan baku, sarana, dan tenaga sudah siap bekerja. Semua berhenti total semata-mata karena tidak ada tindak lanjut dari pimpinan," jelas Asisten Lapangan Dapur SPPG Dorowati, Suyudi, menegaskan bahwa masalah murni bersumber dari pengelolaan di tingkat pimpinan.

 Saat dimintai keterangan, Kepala SPPG Dorowati, Tria Nur Fajriyanti hanya beralasan sedang mengikuti rapat dan berjanji akan menghubungi kembali. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan rinci maupun kejelasan kapan layanan akan kembali berjalan normal.

 Masyarakat berharap persoalan ini tidak sekadar berputar di tempat, melainkan segera dituntaskan hingga tuntas demi keadilan bagi ribuan warga yang sangat menggantungkan harapan pada program Makan Bergizi Gratis ini. (Ard/Feb)

Share:
Komentar

Berita Terkini