UKT Taekwondo Indonesia Kota Palembang Diikuti 1.200 Peserta dari 44 Klub Resmi

Editor: Nisa author photo

Suasana Ujian Kenaikan Tingkat Geup Taekwondo Indonesia di Palembang (SuaraIndo.id/Dok)

SuaraIndo.id
– Sebanyak 1.200 taekwondoin mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Geup yang diselenggarakan Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia (TI) Kota Palembang di OPI Futsal Jakabaring, Palembang, Minggu (19/7/2026). Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB dan diikuti atlet dari 44 klub dan unit latihan resmi yang berada di bawah naungan Pengkot TI Kota Palembang.

UKT merupakan agenda rutin yang bertujuan mengukur kemampuan teknik, disiplin, dan perkembangan atlet sebelum memperoleh kenaikan tingkat sabuk. Pelaksanaan ujian melibatkan enam penguji nasional yang didampingi 15 penguji daerah, sehingga proses penilaian berlangsung sesuai standar Taekwondo Indonesia.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) TI Sumatera Selatan Carli Junicef Pratama, yang mewakili Ketua Umum Pengprov TI Sumsel Hj. Meilinda, S.Sos., M.M.

Ketua Pengkot TI Kota Palembang Master Alisan, SH., MH., M.Si., CPL., mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap pembinaan taekwondo di Kota Palembang yang terus berkembang dari tahun ke tahun.

"UKT bukan sekadar proses kenaikan sabuk, tetapi menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter, disiplin, mental, dan kemampuan teknik atlet. Kami ingin memastikan setiap taekwondoin yang naik tingkat benar-benar memenuhi standar yang telah ditetapkan," ujar Alisan.

Ia menambahkan, Pengkot TI Kota Palembang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan atlet melalui klub-klub resmi yang aktif melakukan latihan secara berkelanjutan.

"Dengan semangat 'Bersatu, Berprestasi untuk Palembang Juara', kami berharap seluruh klub terus bersinergi mencetak atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Kota Palembang, Sumatera Selatan, hingga Indonesia di berbagai kejuaraan," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Pengkot TI Kota Palembang Sopan Sofian, S.Pd., CEE., menilai pelaksanaan UKT menjadi salah satu indikator keberhasilan pembinaan atlet di tingkat klub.

"Pelaksanaan UKT ini menjadi evaluasi sekaligus motivasi bagi atlet untuk terus meningkatkan kemampuan. Pengkot akan terus menjaga kualitas pembinaan melalui sistem ujian yang objektif, transparan, dan sesuai standar nasional," ujarnya.

Menurut Sopan, keterlibatan enam penguji nasional bersama penguji daerah merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menjaga mutu pelaksanaan ujian.

Sebanyak 44 klub dan unit latihan resmi ambil bagian dalam kegiatan tersebut, yakni Alisan Club Sumsel, CJV Tanjung Barangan, Sriwijaya Taekwondo Club Palembang, Sofian Taekwondo Club (STC), Yopie Taekwondo Club (YTC), Pengadilan Negeri Palembang, Q-Bee Club, Taekwondo Perman Club (TPC), CS Club, GIB Club, ITC Pusri, MDTC SMAN 18 Palembang, Andromeda Club, Angkasa, Antasena Taekwondo Club, Sukarame Gardena Al-Kahfi (SGA), ATA Club, Bapenda Taekwondo Squad (BTS), Cranium, CRU TKD, AK 41 Club, BTM Club, Jeffry Taekwondo Club, Kickko Taekwondo Club, Lion, Master Club, MC 311, Indah Club, Jasdam II/Sriwijaya, Nusa Club, Satria Taekwondo Club, Sikhad Taekwondo Academy, Taekwondo Ahdan Fitness (TAF), TSPC, X Fighter, Gamasgo Taekwondo Club, DOTA/RRR Taekwondo, GFC Palembang, Global Taekwondo Academy (GTA), Henny Taekwondo Club (HTC), CGC Family Club, Dojang Denhubrem 044 Gapo, Speed Kick Taekwondo Club, dan Putra Kesuma Bangsa (PKB).

Melalui pelaksanaan UKT yang diikuti ribuan peserta tersebut, Pengkot TI Kota Palembang berharap pembinaan atlet berlangsung berjenjang dan berkesinambungan sehingga mampu melahirkan taekwondoin yang berprestasi di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

(WNA) 

Share:
Komentar

Berita Terkini