Kios Bu Siti Ramai Pembeli, TMMD Reguler ke-129 Hadirkan Berkah bagi Ekonomi Warga Desa Cukil

Editor: Redaksi author photo

Kios Bu Siti Ramai Pembeli, TMMD Reguler ke-129 Hadirkan Berkah bagi Ekonomi Warga Desa Cukil
Suaraindo.id – Pagi hari menjadi momen yang paling membahagiakan bagi Siti (55), pemilik kios kelontong sekaligus warung kopi sederhana di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Sejak pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga dimulai, kios miliknya tak pernah sepi dari pengunjung.

Program TMMD yang berfokus pada percepatan pembangunan infrastruktur desa ternyata juga membawa dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran ratusan personel Satgas TMMD di Desa Cukil menciptakan perputaran ekonomi baru yang langsung dirasakan oleh para pelaku usaha kecil, salah satunya Bu Siti.

Setiap hari, terutama saat waktu istirahat siang maupun selepas bekerja di lokasi sasaran fisik, para prajurit bersama warga singgah di kios Bu Siti untuk menikmati kopi, membeli minuman dingin, makanan ringan, hingga berbagai kebutuhan harian. Suasana warung pun selalu ramai dipenuhi canda dan obrolan hangat antara anggota Satgas dan masyarakat, Sabtu (18/7/2026).

"Alhamdulillah, semenjak ada bapak-bapak tentara di sini, warung saya jadi ramai sekali. Biasanya sepi, sekarang dari pagi sampai sore ada saja yang mampir. Omzet jualan naik tajam, bisa buat tambahan tabungan keluarga," ungkap Bu Siti dengan wajah penuh syukur.

Menurutnya, peningkatan jumlah pembeli tidak hanya menambah penghasilan keluarga, tetapi juga menghadirkan suasana desa yang lebih hidup. Warung kecil miliknya kini menjadi tempat berkumpul dan berinteraksi, mempererat hubungan antara warga dengan anggota Satgas TMMD melalui komunikasi sosial yang berlangsung secara alami.

Sementara itu, Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga mengatakan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari manfaat ekonomi dan sosial yang dirasakan masyarakat selama pelaksanaan program.

Menurutnya, kehadiran personel Satgas di desa sasaran mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian lokal. Perputaran uang yang meningkat selama kegiatan berlangsung diharapkan mampu membantu pelaku usaha kecil, sekaligus menjadi awal tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat yang lebih baik.

"TMMD bukan hanya membangun jalan, talud, atau fasilitas umum lainnya, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Harapannya, manfaat ini dapat terus dirasakan warga meski program telah selesai," ujarnya.

Kisah Bu Siti menjadi salah satu bukti bahwa program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan yang tampak secara fisik, tetapi juga membawa kebahagiaan dan harapan baru bagi masyarakat melalui meningkatnya aktivitas ekonomi di desa. Bagi Bu Siti, ramainya kios setiap pagi menjadi berkah yang tak ternilai, sekaligus menjadi kenangan manis dari kehadiran Satgas TMMD di Desa Cukil. [rls]

Share:
Komentar

Berita Terkini