Sinergi PKK se-Sumut Dikuatkan Lewat Bimtek, Asahan Siap Optimalkan 10 Program Pokok

Editor: Rendi author photo

Bimtek PKK se-Kabupaten Sumatera Utara 

Suaraindo.id
— Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) PKK se-Sumatera Utara yang digelar selama tiga hari, 21 hingga 23 Juli 2026 di Hotel Grand City Hall, Medan.

Bimtek dengan tema _"Sinergi Tim Penggerak PKK dalam Mendukung Program Prioritas Pemerintah dan Kesejahteraan Keluarga"_ itu menjadi forum menyamakan persepsi jajaran PKK di 33 kabupaten/kota se-Sumut pasca Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK.

Kegiatan dibuka dan dihadiri Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumut, Dr. H. Muhammad Suib, S.Pd., M.M. Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Sumut Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution, Staf Ahli I TP PKK Provinsi Sumut Ny. Titiek Sugiharti Surya, serta seluruh Ketua, Sekretaris, dan Ketua Pokja I sampai IV TP PKK kabupaten/kota se-Sumut. Dari Asahan, hadir juga Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Juniar Rianto.

Dalam arahannya, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution menegaskan Bimtek ini penting untuk memperkaya wawasan, memperkuat koordinasi, dan membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas program PKK di daerah.

Ia juga memperkenalkan _Sistem Informasi Pelaporan dan Data_ (SIPANDA). Aplikasi digital yang dikembangkan TP PKK Provinsi Sumut ini ditargetkan mempercepat pelaporan kegiatan, menertibkan administrasi, dan mendorong penerapan sistem paperless mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga kelurahan/desa.

"Tujuan utamanya agar pelaksanaan 10 Program Pokok PKK bisa lebih efektif, terarah, dan berkesinambungan sampai ke kelompok dasa wisma," ujar Ny. Kahiyang.

Ny. Yusnila Indriati Taufik mengikuti seluruh rangkaian Bimtek dengan penuh antusias. Keikutsertaan ini disebut sebagai wujud komitmen TP PKK Asahan dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan dan mutu pelaksanaan program.

"Materi dan strategi yang kami dapatkan akan menjadi pedoman dalam menyusun program kerja TP PKK Asahan ke depan. Fokus kami memperkuat pembinaan berjenjang hingga dasa wisma dan mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK di Kabupaten Asahan," kata Ny. Yusnila.

Selama Bimtek, peserta menerima empat materi utama:

1. Kebijakan Mendukung Program PKK dan Asistensi Tata Kelola Kelembagaan PKK, Disampaikan Nita Rosalin, S.E., M.A. dari Direktorat Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan dan Adat Desa, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, serta Pos Pelayanan Posyandu, Kemendagri.

2. Dukungan Kebijakan Kemendagri dan Asistensi ke Pemerintah Daerah, Oleh Simon Makarios Aruan, S.IP., M.Si., M.H. dari Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kemendagri.

3. Penguatan Program dan Kegiatan Sekretariat serta Pokja, Sebagai tindak lanjut Rakernas X PKK, disampaikan narasumber TP PKK Provinsi Sumut.

4. Sinergi PKK dalam Pembinaan LKD dan Posyandu, Materi ini menyoroti dukungan PKK terhadap transformasi Posyandu melalui 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Disampaikan juga oleh narasumber TP PKK Provinsi Sumut.

Keikutsertaan jajaran TP PKK Asahan dalam Bimtek se-Sumut ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dan meningkatkan kapasitas kelembagaan.

Hasil Bimtek akan menjadi bekal penting bagi Asahan untuk mendukung program prioritas pemerintah, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan memastikan implementasi 10 Program Pokok PKK berjalan berkelanjutan di daerah.

Share:
Komentar

Berita Terkini