YAFI Salurkan Filter Air dan Sarana Olahraga untuk Enam Sekolah di Sambelia

Editor: nanang author photo


SUARAINDO.ID -------
Yayasan Anak Fasih Indonesia menyalurkan bantuan alat penyaring air minum (filter air) dan perlengkapan olahraga kepada enam sekolah di Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur.

‎Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus upaya memenuhi kebutuhan air minum bersih bagi para siswa.

‎Ketua Yayasan Anak Fasih Indonesia, Alexander Naulus Rufidara, mengatakan penyediaan air bersih menjadi salah satu fokus yayasan, karena merupakan kebutuhan mendasar bagi peserta didik, terutama di wilayah yang kerap mengalami kesulitan air saat musim kemarau.

‎"Melalui bantuan filter air ini, kami ingin mendukung program pemerintah, khususnya Makan Bergizi Gratis. Kami mengambil bagian dengan menyediakan akses air minum yang bersih dan layak konsumsi bagi siswa," ujarnya, selasa 14 Juli 2026.

‎Alexander menjelaskan, bantuan filter air disalurkan ke SDN 3 Pringgabaya, SDN 1 Sendang Gile, SMPN 1 Sambelia, sebuah SD di lingkungan pondok pesantren, serta dua unit filter air untuk SDN 3 Belanting. Dua unit diberikan di sekolah tersebut karena terdapat sekolah satu atap yang melayani jenjang SD dan SMP.

‎Selain perangkat penyaring air, yayasan juga menyerahkan bantuan sarana olahraga berupa bola voli dan bola sepak kepada masing-masing sekolah penerima sebagai dukungan terhadap aktivitas olahraga siswa.

‎Menurut Alexander, pemilihan sekolah-sekolah di Kecamatan Sambelia, didasarkan pada hasil pengamatan yayasan terhadap kondisi wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air bersih, terutama ketika musim kemarau.

‎"Kami melihat beberapa wilayah di Kecamatan Sambelia sangat minim air pada musim kemarau. Kondisi itu menjadi perhatian kami agar anak-anak tetap mendapatkan air minum yang bersih dan aman selama berada di sekolah," katanya.

‎Ia menegaskan, Yayasan Anak Fasih Indonesia berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan bantuan, namun membutuhkan dukungan berbagai pihak agar lebih banyak sekolah dapat merasakan manfaat program tersebut.

‎"Kami ingin berbuat lebih banyak lagi. Tentu kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami mengajak semua pihak yang memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan untuk bergandengan tangan membantu sekolah-sekolah yang membutuhkan," ungkapnya.

‎Alexander menambahkan, Yayasan Anak Fasih Indonesia telah aktif melaksanakan berbagai program sosial di Kecamatan Sambelia dan Sembalun sejak 2010, termasuk di wilayah Sajang.

‎Selama kurun waktu tersebut, yayasan mengaku telah memberikan bantuan kepada lebih dari 20 sekolah, di kedua kecamatan tersebut sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak-anak di daerah.

Share:
Komentar

Berita Terkini