Suaraindo.id – Kebakaran hebat melanda deretan rumah toko (ruko) di depan Terminal Lawang Kuari, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Jumat (21/8/2026) dini hari.Sejumlah ruko di depan Terminal Lawang Kuari Sekadau kebakaran pada Jumat dini hari.
Kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 00.30 WIB. Dalam waktu singkat, api membesar dan melahap sejumlah bangunan ruko yang sebagian besar menggunakan material kayu.
“Kebakaran-kebakaran, bangunan depan terminal kebakaran,” demikian pekikan Mujiman, salah seorang warga, dalam video yang merekam detik-detik kobaran api mulai melahap bangunan ruko di kawasan tersebut.
Informasi yang dihimpun Suara Kalbar menyebutkan sedikitnya 18 unit ruko hangus terbakar. Api dengan cepat merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya hingga meluas di kawasan sekitar terminal.
Mendapat laporan kebakaran, petugas gabungan pemadam kebakaran bersama personel Polres Sekadau langsung bergerak menuju lokasi.
Petugas tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga penyekatan untuk mengantisipasi kobaran api menjalar ke bangunan lain di sekitar kawasan terminal.
Besarnya kobaran api dan material bangunan yang mudah terbakar membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama. Petugas terus berjibaku hingga proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Setelah berjam-jam dilakukan penanganan, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan sepenuhnya sekitar pukul 06.15 WIB.
Besarnya kobaran api dan kepulan asap tebal membuat warga di sekitar lokasi panik. Sejumlah warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri sekaligus mengamankan barang-barang berharga.
Petugas gabungan kemudian memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman dan melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti penyebab maupun sumber awal kebakaran.
Kepolisian masih melakukan penyelidikan bersama tim terkait untuk memastikan penyebab kebakaran serta melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak.
Kebakaran tersebut menjadi perhatian serius karena terjadi di kawasan padat aktivitas masyarakat dan berada tepat di sekitar Terminal Lawang Kuari.[SK]