19 Titik Panas Terdeteksi di Parindu, Polisi Verifikasi Langsung Cegah Karhutla

Editor: Admin author photo

Sebanyak 19 titik panas berstatus medium terpantau di wilayah Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau.
Suaraindo.id – Sebanyak 19 titik panas berstatus medium terpantau di wilayah Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau. Menyikapi temuan tersebut, personel Polsek Parindu langsung melakukan ground check untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pengecekan dilakukan pada Selasa (11/8/2026). Dari total 19 titik panas yang terpantau, sebanyak tujuh titik telah berhasil diverifikasi dan tersebar di Desa Gunam, Suka Mulya, Rahayu, Hibun dan Dosan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar titik panas berada di lahan pertanian milik warga. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena aktivitas persiapan lahan dilakukan di tengah cuaca yang relatif kering sehingga berpotensi memicu munculnya api dan menyebabkan kebakaran meluas.

Di Desa Gunam, petugas menemukan tiga lokasi dengan luasan masing-masing sekitar 0,7 hektare, 0,8 hektare dan 0,6 hektare.

Sementara di Desa Suka Mulya, titik yang diverifikasi berada pada lahan sekitar 0,7 hektare. Kemudian di Desa Rahayu ditemukan lahan sekitar 0,6 hektare.

Adapun titik panas di Desa Hibun dan Desa Dosan masing-masing berada pada lahan sekitar 0,7 hektare.

Berdasarkan hasil pengecekan, lokasi-lokasi tersebut berkaitan dengan aktivitas persiapan lahan untuk penanaman padi.

Polsek Parindu selanjutnya berkoordinasi dengan perangkat desa untuk meningkatkan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat, terutama di sekitar lokasi yang terdeteksi titik panas.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan tidak terdapat api yang berpotensi merambat ke lahan lain dan berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

Kapolsek Parindu, AKP Sutono, mengatakan verifikasi langsung terhadap data titik panas menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan karhutla.

“Data pemantauan harus dikonfirmasi langsung ke lapangan agar kita tahu kondisi sebenarnya dan bisa mencegah sejak awal. Kami juga mengimbau warga yang membuka lahan agar tetap waspada, terlebih cuaca saat ini memudahkan api menjalar,” ujar Sutono.

Menurutnya, keberadaan titik panas tidak serta-merta menunjukkan adanya kebakaran. Karena itu, pengecekan langsung diperlukan untuk memastikan apakah titik tersebut merupakan kebakaran, aktivitas pembukaan lahan atau kondisi lainnya.

Dari 19 titik panas yang terpantau, masih terdapat sejumlah lokasi yang belum dapat diverifikasi secara maksimal. Kendala tersebut disebabkan akses menuju beberapa titik yang cukup sulit serta keterbatasan personel di lapangan.

Polsek Parindu memastikan pemantauan akan terus dilakukan. Polisi juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk menindaklanjuti titik-titik panas yang belum terjangkau.

Langkah ground check tersebut menjadi bagian dari deteksi dini untuk mencegah potensi karhutla. Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu api, terutama saat kondisi cuaca kering dan angin berpotensi mempercepat penyebaran api.

Dengan pemantauan dan respons cepat, setiap indikasi titik panas diharapkan dapat segera diketahui kondisi sebenarnya sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sebelum berkembang menjadi karhutla yang lebih luas.[Man]

Share:
Komentar

Berita Terkini