5.000 Masker Dibagikan Gratis di Kubu Raya, Pemuda Muhammadiyah dan Pelajar Lindungi Warga dari Kabut Asap

Editor: Admin author photo

Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kubu Raya bersama siswa-siswi SMK Muhammadiyah 1 Kubu Raya membagikan sebanyak 5.000 masker kepada masyarakat sebagai upaya melindungi warga dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (10/8/2026).
Suaraindo.id – Kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendorong Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kubu Raya bersama siswa-siswi SMK Muhammadiyah 1 Kubu Raya turun langsung membantu masyarakat.

Sebanyak 5.000 masker dibagikan gratis kepada warga sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya membantu mengurangi paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan, Senin (10/8/2026).

Aksi sosial tersebut dipusatkan di depan SMK Muhammadiyah 1 Kubu Raya, Jalan Sultan Agung, Desa Rasau Jaya 1, Kecamatan Rasau Jaya.

Sejak kegiatan dimulai, para relawan bersama pelajar membagikan masker kepada pengendara sepeda motor, pengguna jalan dan masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Ketua Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya, Irsyad Jamaludin, mengatakan aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah menurunnya kualitas udara akibat kabut asap.

“Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya sudah membagikan 5.000 masker di beberapa titik. Ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat agar dapat melindungi diri dari dampak kabut asap,” ujar Irsyad.

Ia menjelaskan, seluruh masker yang dibagikan merupakan hasil swadaya anggota Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya.

Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan asap, khususnya bagi warga yang harus tetap beraktivitas di luar rumah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah sebagai langkah perlindungan diri dari paparan asap,” katanya.

Aksi tersebut tidak hanya melibatkan organisasi kepemudaan. Siswa-siswi SMK Muhammadiyah 1 Kubu Raya juga turun langsung membagikan masker kepada masyarakat.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kubu Raya, Kholid Afani, mengatakan keterlibatan siswa merupakan bagian dari upaya membangun pendidikan karakter melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat.

Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya dilakukan di ruang kelas. Para siswa juga perlu dibekali kepedulian terhadap lingkungan serta persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat.

“Kami ingin siswa tidak hanya belajar di sekolah, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pembagian masker ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut,” tuturnya.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial di kalangan pelajar.

Para siswa juga diharapkan mampu menjadi contoh di lingkungan masing-masing untuk lebih peduli terhadap kesehatan serta meningkatkan kewaspadaan ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.

Pembagian ribuan masker tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap dampak karhutla yang masih mengancam sejumlah wilayah di Kalimantan Barat.

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya berharap aksi tersebut tidak hanya memberikan perlindungan praktis bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan selama kabut asap.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Jika aktivitas di luar rumah tidak dapat dihindari, warga diingatkan menggunakan masker sebagai bagian dari upaya perlindungan diri.

Di tengah ancaman karhutla, sinergi antara organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan dan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat kepedulian sosial.

Aksi pembagian masker tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penanganan dampak karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah dan aparat memiliki peran penting dalam penanggulangan kebakaran, sementara masyarakat dapat berkontribusi melalui langkah sederhana untuk melindungi diri dan membantu sesama.

Semangat gotong royong diharapkan terus tumbuh sehingga masyarakat Kubu Raya semakin tangguh menghadapi dampak kabut asap, sekaligus bersama-sama menjaga kesehatan dan lingkungan di tengah ancaman karhutla.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini