![]() |
| BAIS TNI Kibarkan 5.000 Bendera dan Gelar Kirab Merah Putih di Perbatasan Kalbar Sambut HUT RI ke-81 |
Aksi nasionalisme tersebut melibatkan berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat di kawasan perbatasan sebagai wujud sinergi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pengibaran ribuan bendera dipimpin Panitia HUT RI ke-81 Wilayah Perbatasan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani, dan Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad. Kegiatan juga mendapat pengamanan dan dukungan dari jajaran Kodim, Koramil, Polsek, Brimob, Satgas Intelijen Kodam XII/Tanjungpura, serta Tim Intelijen Korem 121/Alambhana Wanawwai.
Tidak hanya melibatkan unsur TNI dan Polri, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai instansi yang bertugas di Pos Lintas Batas Negara (PLBN), di antaranya BNPP, Bea Cukai, Karantina, dan Imigrasi. Sejumlah organisasi masyarakat seperti Aliansi Pemuda Penjaga Perbatasan Sajingan Besar, Forum Komunikasi Masyarakat Perbatasan Jagoi Babang dan Badau, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, pelajar, hingga masyarakat setempat turut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Sebanyak 5.000 bendera Merah Putih didistribusikan ke sejumlah titik strategis di kawasan perbatasan Kalimantan Barat. Sebanyak 3.000 bendera dipasang sepanjang jalur utama menuju Pos Lintas Batas Negara Jagoi Babang dengan panjang sekitar 12 kilometer.
Sementara itu, 2.000 bendera lainnya dipasang di jalur menuju PLBN Aruk, PLBN Entikong, PLBN Badau, masing-masing sepanjang sekitar tiga kilometer, serta menghiasi kapal-kapal nelayan di Desa Temajuk sebagai simbol semangat kebangsaan di wilayah pesisir perbatasan.
Selain pengibaran ribuan bendera, rangkaian kegiatan juga diwarnai Kirab Bendera Merah Putih raksasa berukuran 8 x 17 meter yang berlangsung di kawasan Bukit Tempayan, Kecamatan Sajingan Besar. Kirab tersebut dipimpin oleh Aliansi Pemuda Penjaga Perbatasan Kecamatan Sajingan Besar dan berlangsung dengan khidmat, menjadi simbol kuat kecintaan masyarakat terhadap tanah air.
Panitia juga menjadwalkan pelaksanaan Kirab Merah Putih berikutnya pada 11 Agustus 2026 di kawasan Jagoi Babang sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-81.
Melalui gerakan massal ini, Bais TNI bersama Satgas Pamtas, TNI-Polri, BNPP, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat Kalimantan Barat ingin menegaskan bahwa kawasan perbatasan merupakan beranda terdepan bangsa yang harus dijaga bersama.
Semangat nasionalisme yang ditunjukkan melalui pengibaran ribuan bendera Merah Putih diharapkan semakin memperkokoh rasa cinta tanah air, mempererat persatuan masyarakat perbatasan, sekaligus menjadi pesan kepada dunia bahwa wilayah perbatasan Indonesia adalah kawasan yang berdaulat, aman, dan tetap teguh dalam bingkai Merah Putih. [tim]
