Kapolres Melawi Turun Tangan Evakuasi Korban Kecelakaan, Warga Apresiasi Kepeduliannya

Editor: Admin author photo

Kapolres melawi ,AKBP Askhabul Kahfi bersama wakapolres, Kompol Aang Permana saat mengevakuasi korban laka.
Suaraindo.id – Kepedulian terhadap masyarakat ditunjukkan Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi. Di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai pimpinan kepolisian, ia bersama Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana turun langsung membantu mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas di Desa Batu Nanta, Kecamatan Belimbing, Rabu (12/8/2026) pagi.

Keduanya tidak hanya berhenti untuk melihat kondisi korban. Begitu mengetahui adanya kecelakaan, Kapolres dan Wakapolres langsung mendekati korban untuk memastikan pertolongan dapat diberikan dengan cepat.

Dalam situasi yang cukup menegangkan, AKBP Askhabul Kahfi terlihat bersama sejumlah warga mengangkat korban yang tergeletak di pinggir jalan. Korban kemudian dievakuasi menuju kendaraan untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat.

Momen tersebut terekam dalam sebuah video yang memperlihatkan Kapolres ikut menggotong korban. Sementara Kompol Aang Permana berada di sisi korban dan memastikan proses evakuasi berlangsung dengan aman.

Aksi spontan kedua pimpinan Polres Melawi itu mendapat apresiasi dari masyarakat yang berada di lokasi kejadian.

Warga menilai tindakan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran polisi tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga menyangkut kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Ini sangat bagus. Beliau tidak hanya melihat dari jauh, tetapi langsung turun membantu korban. Kami sebagai masyarakat tentu sangat mengapresiasi,” ujar Cristian, salah seorang warga di lokasi.

Warga lainnya menyebut sikap Kapolres dan Wakapolres tersebut patut menjadi contoh bagi seluruh personel kepolisian untuk selalu mengedepankan nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas.

“Yang seperti ini patut diapresiasi. Polisi memang harus dekat dengan masyarakat dan hadir ketika masyarakat membutuhkan,” katanya.

Bagi warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut, tindakan Kapolres dan Wakapolres meninggalkan kesan tersendiri. Tidak terlihat sekat antara pejabat kepolisian dengan masyarakat ketika seorang warga membutuhkan pertolongan.

Kapolres bahkan turut mengangkat tubuh korban menuju kendaraan agar dapat segera memperoleh penanganan medis. Kecepatan memberikan pertolongan tersebut menjadi gambaran nyata kepedulian aparat terhadap keselamatan masyarakat.

Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berbicara mengenai keamanan dan penegakan hukum. Kehadiran polisi juga memiliki sisi kemanusiaan, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.

Seragam kepolisian yang dikenakan AKBP Askhabul Kahfi dan Kompol Aang Permana pagi itu tidak hanya menjadi simbol kewenangan, tetapi juga mencerminkan kehadiran aparat untuk memberikan perlindungan dan pertolongan kepada masyarakat.

Aksi tersebut sekaligus menjadi pesan sederhana bahwa membantu sesama tidak mengenal jabatan. Di tengah situasi darurat, kepedulian, kecepatan, dan keberanian untuk turun langsung menjadi bentuk nyata kedekatan polisi dengan masyarakat.

Bagi warga Desa Batu Nanta dan masyarakat yang menyaksikan kejadian tersebut, tindakan Kapolres dan Wakapolres Melawi menjadi contoh bahwa semangat melayani masyarakat dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, yakni hadir dan membantu ketika warga membutuhkan.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini