Suaraindo.id – Kelompok Tani Sinar Tani Makmur di Dusun Modang, Desa Bagan Asam, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, berhasil memanen jagung dari lahan seluas 1,5 hektare, Selasa (11/8/2026).Kelompok Tani Sinar Tani Makmur di Dusun Modang, Desa Bagan Asam, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, berhasil memanen jagung dari lahan seluas 1,5 hektare, Selasa (11/8/2026).
Panen yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut turut didampingi personel Polsek Toba dan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Toba.
Berdasarkan hasil pengukuran sampel menggunakan metode ubinan, produktivitas jagung rata-rata mencapai 4,24 ton per hektare.
Dengan luas lahan mencapai 1,5 hektare, hasil panen diperkirakan mencapai 6,36 ton jagung tongkol basah.
Capaian tersebut menjadi hasil positif bagi kelompok tani, sekaligus menunjukkan bahwa lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal kini mampu memberikan hasil pertanian yang cukup menggembirakan.
Kapolsek Toba Iptu Arnold Rocky Montolalu, S.H., M.H., menyambut baik keberhasilan panen tersebut. Menurutnya, pemanfaatan lahan secara produktif perlu terus didorong untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kami hadir untuk mendukung petani mengembangkan potensi lahan. Hasil panen ini bukti kerja sama dan pengelolaan yang baik membawa manfaat nyata sekaligus memperkuat kemandirian pangan dari desa,” ujarnya.
Ia menilai sinergi antara kepolisian, penyuluh pertanian dan kelompok tani menjadi bagian penting dalam mendorong produktivitas pertanian di tingkat desa.
Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu petani mengoptimalkan lahan, meningkatkan hasil produksi serta menerapkan pola pertanian yang semakin efektif.
Keberhasilan panen jagung Kelompok Tani Sinar Tani Makmur juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif dan berkelanjutan.
Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan terus diperkuat sehingga pengembangan sektor pertanian tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi petani, tetapi juga turut mendukung terwujudnya kemandirian dan ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.[Man]