Suaraindo.id – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat memperkuat kerja sama dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta optimalisasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan sebagai upaya mendukung percepatan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.Pemkab dan Baznas Kayong Utara Perkuat Kolaborasi ZIS dan CSR untuk Pengentasan Kemiskinan.
Penguatan sinergi tersebut dibahas dalam pertemuan silaturahmi jajaran BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat bersama Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, S.Sos., M.Si., Selasa (4/8/2026). Pertemuan ini menjadi momentum awal untuk membangun kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, lembaga pengelola zakat, dan dunia usaha dalam mengoptimalkan potensi dana sosial.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., didampingi Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kalbar, Iswardani, S.E.I. Turut hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Kayong Utara H. Zulkaslim Perata Tamura, S.Pd., bersama Wakil Ketua II BAZNAS Kayong Utara, M. Tarmizi.
Dalam pemaparannya, BAZNAS menyampaikan sejumlah peluang pengelolaan dana umat yang dapat diselaraskan dengan program pembangunan daerah, khususnya dalam memperluas cakupan penghimpunan dan pendistribusian ZIS.
Salah satu pembahasan utama yakni optimalisasi sistem zakat payroll yang selama ini bersumber dari pemotongan gaji pegawai, serta penguatan partisipasi masyarakat melalui infak dan sedekah secara sukarela.
Selain itu, BAZNAS juga memperkenalkan konsep pengelolaan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) yang membuka ruang partisipasi lebih luas, termasuk bagi pegawai nonmuslim yang ingin memberikan kontribusi sosial secara sukarela.
Tak hanya dana umat, potensi dana CSR dari berbagai perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kayong Utara juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Dana CSR diharapkan dapat dikelola secara lebih terarah dan disinergikan dengan program prioritas pemerintah daerah agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Ia menilai pengelolaan dana CSR melalui BAZNAS Kayong Utara dapat menjadi langkah strategis agar penyalurannya lebih terkoordinasi dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Semoga perusahaan besar di Kayong Utara yang dana CSR-nya bisa disetorkan ke BAZNAS Kayong Utara, kemudian penyalurannya dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Program yang diusulkan pemerintah daerah bisa menjadi bagian dari distribusi bantuan kepada masyarakat yang memang berhak menerimanya sesuai amanah syariat,” ujar Romi Wijaya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan dunia usaha akan memperkuat efektivitas program sosial, terutama dalam memastikan bantuan tepat sasaran serta memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menegaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga resmi negara yang memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam pengelolaan zakat sesuai amanat peraturan perundang-undangan.
Ia menekankan perlunya penyelarasan program antara BAZNAS kabupaten/kota dengan pemerintah daerah agar pendistribusian dan pendayagunaan zakat dapat mendukung program prioritas pengentasan kemiskinan.
“Program kerja BAZNAS kabupaten/kota dan pemerintah daerah harus diselaraskan dengan skala prioritas pengentasan kemiskinan, baik melalui pola pendistribusian maupun pendayagunaan bagi mustahik yang masuk dalam delapan asnaf,” tegas Hamzah Tawil.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah sebagai pengambil kebijakan dan BAZNAS sebagai pengelola dana zakat menjadi kekuatan penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui kerja sama tersebut, Pemkab Kayong Utara dan BAZNAS Kalbar berharap potensi ZIS, dana sosial keagamaan, serta CSR perusahaan dapat terintegrasi dalam program pemberdayaan masyarakat yang lebih efektif.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat Kayong Utara menuju kehidupan yang lebih sejahtera, mandiri, dan berkeadilan.[SK]