Resmikan Jembatan Merah Putih, Dandim Ajak Masyarakat Meriahkan Kemerdekaan

Editor: nanang author photo


SUARAINDO.ID --------
Komandan Kodim (Dandim) 1615/Lombok Timur Letkol Inf. Hadiyansyah, S.I.P., mengajak masyarakat Lombok Timur menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan semangat dan penuh kebersamaan.

‎Hadiyansyah mengatakan, peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk mengenang dan menghormati sejarah perjuangan bangsa. Menurutnya, generasi saat ini tidak boleh melupakan sejarah sebagaimana pesan *Jas Merah* yang berarti jangan sekali-kali melupakan sejarah.

‎“Sejarah daerah tetap kita hormati karena kita tidak boleh melupakan sejarah. Kita mempersiapkan 17 Agustus ini dengan maksimal,” ujar Hadiyansyah.

‎Dalam menyambut HUT RI, Kodim 1615/Lombok Timur juga menggelar berbagai kegiatan internal, termasuk perlombaan. Selain itu, Kodim turut melaksanakan kegiatan Keluarga Berencana Kesehatan (KB-Kes) yang merupakan program Mabes TNI dengan melibatkan masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi.

‎Menurut Hadiyansyah, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menyambut peringatan kemerdekaan.

‎Di sisi lain, Lombok Timur mendapat kehormatan menjadi salah satu lokasi peresmian Jembatan Merah Putih oleh Presiden secara serentak melalui video conference. Hadiyansyah menyebut hal tersebut sebagai kebanggaan bagi dirinya maupun masyarakat Lombok Timur.

‎“Kenapa Kabupaten Lombok Timur yang dipilih sebagai titik untuk diresmikan oleh Pak Presiden? Ini suatu kehormatan. Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat, ini harus kita dukung dan harus kita maksimalkan,” katanya.

‎Ia menilai pembangunan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah pusat dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, masyarakat juga diharapkan memberikan dukungan terhadap program pemerintah.

‎Di Lombok Timur, terdapat tiga titik pembangunan Jembatan Merah Putih. Dua di antaranya merupakan jembatan yang disebut Jembatan Aramco, sementara satu lainnya merupakan jembatan perintis atau jembatan gantung. Ketiga lokasi tersebut berada di wilayah Sikur, Semaya, dan Labuhan Haji.

‎Hadiyansyah berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas pendidikan, perekonomian, serta transportasi dan konektivitas antarwilayah.

‎“Diharapkan dengan dibangunnya Jembatan Merah Putih ini, masyarakat dapat maksimal melaksanakan aktivitas, baik pendidikan, perekonomian, maupun transportasi penghubung antardesa sehingga tidak menjadi kendala lagi,” ujarnya.

‎Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI. Menurutnya, semangat warga dalam mengikuti dan memeriahkan berbagai kegiatan menjadi bukti kuatnya rasa kebersamaan dan nasionalisme masyarakat Lombok Timur.

‎“Saya acungkan dua jempol buat mereka. Antusias masyarakat dalam ikut serta meramaikan 17 Agustus ini betul-betul meriah dan semangat sekali,” pungkasnya.

Share:
Komentar

Berita Terkini