SUARAINDO.ID —– Bersama personel Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Barat bergerak cepat meredam situasi memanas akibat aksi massa di Desa Aikmel Timur, Selasa malam 21 April 2026.
Seorang terduga pelaku pencurian sepeda motor berinisial M (35) sempat menjadi sasaran amukan warga sebelum akhirnya berhasil diamankan aparat.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, Lalu Rusmaladi, saat dikonfirmasi Rabu (22/4), menjelaskan kehadiran aparat di lokasi bertujuan mengendalikan situasi sekaligus mengevakuasi terduga pelaku agar terhindar dari tindakan main hakim sendiri.
“Petugas berupaya maksimal mengevakuasi terduga pelaku dari kerumunan massa demi menjaga keselamatan yang bersangkutan serta mencegah situasi semakin meluas,” ujarnya.
Peristiwa bermula saat sepeda motor milik korban yang terparkir di depan rumah diduga dicuri. Aksi tersebut diketahui pemilik kendaraan yang kemudian berteriak meminta pertolongan.
Teriakan itu memicu respons warga sekitar yang melakukan pengejaran hingga terduga pelaku berhasil diamankan massa.
Situasi kemudian berubah tidak terkendali. Terduga pelaku menjadi sasaran amukan warga, bahkan sepeda motor yang diduga digunakan pelaku dirusak dan dibakar oleh massa yang emosi.
Saat petugas tiba di lokasi, upaya evakuasi sempat mendapat hambatan. Sejumlah warga yang masih tersulut emosi melakukan pelemparan batu ke arah petugas.
Meski demikian, aparat tetap mengedepankan pendekatan persuasif dengan menggunakan tameng untuk melindungi diri sekaligus menahan eskalasi.
“Akibat insiden tersebut, dua personel mengalami luka akibat lemparan batu saat menjalankan tugas pengamanan,” ungkapnya.
Dalam kondisi yang semakin tidak kondusif, petugas akhirnya mengambil langkah tegas dan terukur dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.
Langkah tersebut dinilai efektif meredam situasi sehingga kondisi berangsur terkendali.
“Langkah ini terpaksa dilakukan sebagai upaya terakhir untuk mengurai massa dan memastikan situasi di lokasi kembali kondusif,” jelas Rusmaladi.
Setelah situasi terkendali, petugas mengevakuasi terduga pelaku ke kantor polisi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kondisi di lokasi kejadian dilaporkan telah aman dan aktivitas masyarakat kembali normal.
Polres Lombok Timur menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengimbau warga agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
“Kami mengajak masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tutup Rusmaladi.
Evakuasi Terduga Curanmor dari Amukan Massa













