SUARAINDO.ID —— Sebanyak 393 jamaah calon haji yang tergabung dalam Kloter 6 Nusa Tenggara Barat (NTB) asal Kabupaten Lombok Timur resmi dilepas menuju Asrama Haji untuk selanjutnya diberangkatkan ke Tanah Suci.
Pelepasan dihadiri jajaran pemerintah daerah dan Kementerian Agama setempat.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lombok Lombok Timur, Makinuddin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang terus mendampingi proses pemberangkatan jamaah haji tahun ini.
Untuk Kloter 6 NTB atau kloter kedua asal Lombok Timur ini berjumlah 393 orang, termasuk petugas kloter, pembimbing ibadah, tim kesehatan, dan petugas lainnya.
Makinuddin merinci, dari total jamaah tersebut, sebanyak 199 orang laki-laki dan 193 orang perempuan.
Menurutnya, komposisi jamaah yang didominasi laki-laki diharapkan dapat saling membantu selama proses ibadah haji.
Makinuddin juga memastikan seluruh dokumen jamaah telah siap. Paspor, visa, serta kartu Nusuk akan dibagikan saat jamaah tiba di Asrama Haji.
Tahun ini seluruh dokumen jamaah sudah siap.
Kartu Nusuk atau identitas digital resmi dari Pemerintah Arab Saudi yang wajib dibawa jemaah haji tahun 2026 sebagai syarat masuk Masjidil Haram dan area puncak haji yang selama ini sering menjadi kekhawatiran jamaah, semuanya sudah tersedia dan akan dibagikan di Asrama Haji bersamaan dengan paspor.
Makinuddin mengingatkan, jamaah untuk menjaga dokumen pribadi dengan baik, termasuk kemungkinan uang saku yang diterima jamaah.
“Mohon dijaga baik-baik dokumen yang diterima, jangan sampai tercecer atau dititipkan sembarangan,” pesannya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan Sekreatriat Daerah Kabupaten Lombok Timur, Ahyan, yang mewakili Bupati Lombok Timur, menyampaikan pesan dan doa kepada para jamaah.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Lombok Timur, kami mengucapkan selamat jalan. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, dan memperoleh haji yang mabrur,” ucapnya.
Ahyan menyebutkan, tahun ini Lombok Timur mendapat kuota 1.406 jamaah haji. Ia berpesan agar jamaah menjaga niat, kesehatan fisik dan mental, serta kekompakan selama berada di Tanah Suci.
“Ibadah haji membutuhkan fisik yang kuat. Ikuti arahan petugas kloter dan tim kesehatan. Jaga kebersamaan, saling membantu, terutama kepada jamaah yang membutuhkan bantuan,” katanya.
Pelepasan dilakukan sebelum jamaah diberangkatkan ke Asrama Haji. Setelah salat Asar berjamaah, rombongan dijadwalkan berangkat menggunakan bus menuju lokasi embarkasi untuk proses selanjutnya.
393 Jamaah Kloter 6 NTB Asal Lotim Dilepas, Dokumen Dipastikan Siap













