Ratusan Hektar Lahan Pertanian Jagung di Kota Subulussalam Terendam Banjir

  • Bagikan
Lahan Pertanian Jagung masyarakat di Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam Terendam Banjir. SUARAINDO.ID/ist

Suaraindo.id – Ratusan hektar lahan pertanian milik petani di Kota Subulussalam terendam banjir. Selain lahan petani yang terendam banjir, pemukiman warga di beberapa Desa, Kecamatan Rundeng daerah aliran Sungai Lae Souraya juga dilaporkan ikut terendam banjir.

Hal ini akibat curah hujan yang mengguyur Kota Subulussalam beberapa hari belakangan ini.

Informasi diterima SUARAINDO.ID dalam wilayah Kecamatan Rundeng, ratusan hektar lahan pertanian jagung milik warga terdampak banjir bahkan terancam gagal panen.

Camat Rundeng, Safran, SE menyebutkan akibat banjir tersebut ratusan hektar lahan pertanian jagung milik warga tersebar di beberapa Desa dalam wilayah itu terdampak. Sehingg para petani jagung merugi dan bahkan diperkirakan terancam gagal panen.

“Para petani kita mengalami kerugian,” ujar Camat Rundeng, Kamis (2/11/2023).

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perikanan (Distanbunkan) Kota Subulussalam, Rosihan Indra dikonfirmasi Wartawan menyebutkan saat ini petugas sedang melakukan survei dan pendataan dilapangan.

Diketahui, longsor juga terjadi pada Jumat, (27/10/2023) jalan lintas Subulussalam – Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara tepatnya di Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam.

Akibat longsor tersebut menyebabkan lima korban, dua korban selamat dengan luka ringan dan tiga korban dinyatakan hilang diperkirakan akibat terseret longsor susulan pada saat melakukan pemantauan kejadian pasca longsor pertama. Hingga kini korban tersebut masih dalam proses pencarian.

  • Bagikan