Suaraindo.id – Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia, Igor Dirgantara, menilai bahwa Presiden terpilih Prabowo Subianto perlu menempatkan pemberantasan korupsi sebagai prioritas utama dalam pemerintahannya. Hal ini, menurut Igor, sangat penting untuk memastikan kinerja kabinet yang besar dapat berjalan secara transparan dan akuntabel, mengingat potensi kerawanan korupsi dalam struktur yang luas.
“Pemberantasan korupsi harus menjadi penekanan atau titik beratnya demi membuktikan kepada masyarakat bahwa pemerintahannya lebih baik dalam menangani korupsi,” kata Igor, melansir dari ANTARA, Kamis (17/10/2024).
Igor menjelaskan bahwa penggemukan kabinet tentu akan memakan anggaran negara yang besar, sehingga sangat penting bagi para menteri untuk mempertanggungjawabkan anggaran tersebut melalui kinerja nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat. Apabila di tengah perjalanan ada menteri yang terlibat kasus korupsi, hal ini akan memicu kekecewaan dan kemarahan publik, terutama dari pendukung Prabowo-Gibran.
Untuk mengatasi hal ini, Igor menyarankan agar kabinet Prabowo-Gibran membentuk pakta integritas bagi para menteri, sebagai bentuk komitmen untuk tidak terlibat dalam praktik korupsi. Selain itu, sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo juga perlu memperkuat komitmen antikorupsi di antara partai koalisi pendukungnya.
Prabowo, lanjut Igor, juga harus tegas dalam memanfaatkan lembaga hukum seperti KPK, kepolisian, Kejaksaan Agung, dan pengadilan untuk menindak setiap bentuk korupsi tanpa intervensi. “Proses hukum harus berjalan tanpa diintervensi,” tegasnya.
Dengan sikap independen dan komitmen yang kuat terhadap pemberantasan korupsi, Igor yakin bahwa Prabowo dan kabinetnya dapat membangun pemerintahan yang kuat, transparan, dan berintegritas tinggi.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













