190 Titik Dapur MBG Mulai Operasikan Program Makan Bergizi Gratis, Menjangkau 3 Juta Penerima Manfaat pada 2025

  • Bagikan
Arsip foto – Siswa menyantap makanan saat tahap pembiasaan program makan bergizi gratis di SDN Panunggangan 5, Kota Tangerang, Banten, Kamis (14/11/2024). SUARAKALBAR.CO.ID

Suaraindo.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka resmi dimulai pada 6 Januari 2025, dengan 190 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG yang siap beroperasi di 26 provinsi seluruh Indonesia. Program ini bertujuan untuk memastikan akses gizi yang tepat bagi masyarakat, terutama balita, santri, siswa PAUD hingga ibu hamil.

Kepala Komunikasi Kepresidenan RI Hasan Nasbi dalam siaran persnya mengungkapkan, “Kita bersyukur, tidak menunggu 100 hari atau tepat hari ke-78 Bapak Prabowo menjadi Presiden, program MBG dimulai.”

Menurut Hasan Nasbi, 190 Dapur MBG tersebar di berbagai provinsi mulai dari Aceh, Bali, Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Papua Barat dan Papua Selatan. Setiap dapur ini akan dikelola oleh seorang kepala SPPG yang bekerja sama dengan ahli gizi dan akuntan untuk memastikan kualitas gizi, kebersihan, dan kelancaran distribusi makanan.

Hasan juga menjelaskan bahwa selain memastikan kecukupan gizi dalam setiap porsi makanan, Dapur MBG juga mengawasi ketat standar kebersihan dan pengelolaan limbah. “BGN berkomitmen untuk meminimalkan limbah. Bahkan, nampan penyajian dirancang menggunakan bahan stainless steel yang higienis dan dapat digunakan ulang,” katanya.

Program MBG diharapkan dapat mencakup 3 juta penerima manfaat selama periode Januari hingga Maret 2025, dengan target awal meliputi balita, santri, siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, serta ibu hamil dan ibu menyusui. Jumlah penerima manfaat diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai 15 juta pada akhir 2025, dan ditargetkan menyentuh 82,9 juta penerima manfaat pada 2029.

Anggaran sebesar Rp71 triliun dari APBN 2025 telah dialokasikan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program ini, menjadikannya sebagai salah satu program unggulan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.

Pada tahap awal, 190 Dapur MBG akan beroperasi pada 6 Januari 2025, dengan rencana peningkatan jumlah Dapur MBG secara bertahap hingga 937 titik pada akhir Januari 2025. Hal ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendorong tercapainya target distribusi yang lebih luas di tahun-tahun mendatang.

Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis yang menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Program ini tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga bertujuan untuk mendukung keberlanjutan pembangunan manusia Indonesia yang sehat dan produktif.

Dengan dimulainya program ini, diharapkan lebih banyak warga negara Indonesia yang mendapatkan akses terhadap makanan bergizi secara gratis, yang akan berdampak langsung pada kualitas hidup dan kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan