Suaraindo.id – Polsek Toba Polres Sanggau,menangkap 6
Orang terduga pemakai dan pengedar Narkoba ditiga lokasi yang berbeda
Senin 25/11/2025.
Keenam tersangka tersebut masing masing MM (36) dan A (30) diamankan di rumah A di Dusun Mangkup Desa Teraju Kecamatan Toba sekitar pukul 18.00 WIB.
Petugas menemukan sembilan paket plastik bening berklip diduga berisi sabu. Kepada petugas, keduanya mengakui bahwa barang tersebut merupakan milik mereka dibeli secara patungan.
Lokasi kedua dihari yang sama sekira jam
Sekitar pukul 20.00 WIB mengamankan pelaku lain berinisial S (34) dan TH (20). ditangkap di area percetakan Batako Gemilang di Jalan Trans Kalimantan Dusun Teraju Timur.
Hasil penggeledahan petugas menemukan
tiga paket sabu disimpan di dalam tas abu-abu merek Choa, yang diakui milik S.
Sementara itu, pengungkapan ketiga dilakukan pada pukul 22.30 WIB di sebuah kafe ditempati berinisial E (36) di Dusun Pelanjau Desa Baru Lombak Kecamatan Meliau. Petugas menemukan 28 paket diduga berisi sabu, tersimpan di bawah meja kasir. Selain itu, satu paket sabu lainnya ditemukan di dalam tas selempang hitam milik SN yang berada di atas rak meja rias. Kedua pelaku tidak dapat mengelak saat barang-barang tersebut ditemukan petugas.
Dari tiga lokasi tersebut, polisi mengaman kan sebanyak 41 paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu dan sejumlah barang bukti pendukung lainnya.
Selain paket sabu, jugamengamankan dua timbangan digital, tas selempang, kotak besi, plastik bening berklip, dua unit telepon seluler, serta uang tunai Rp21 juta diduga berkaitan dengan transaksi narkoba.
Kapolsek Toba Kapolsek Toba, Iptu Arnold Rocky Montolalu, membenarkan pengungkapan tersebut, semua yang kita ungkap tersebut merupakan hasil sinergi antara polisi dan masyarakat yang berani memberikan informasi awal.
Semua barang bukti kata Kapolsek diamankan diPolres Sanggau,guna Penyelidikan lebih lanjut
Iptu Arnold juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi,apapun yang bertentangan dengan pelanggaran hukum termasuk Narkoba ujarnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS














