Suaraindo.id – Pemerintah Kabupaten Ketapang secara resmi menyerahkan sebanyak 2.462 Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dalam sebuah apel pagi yang digelar di Halaman Kantor Bupati Ketapang, Senin (22/12/2025).
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Bupati Ketapang selaku pembina apel. Dalam amanatnya, Bupati memberikan arahan sekaligus menegaskan peran strategis PPPK Paruh Waktu sebagai agen perubahan dan agen pembangunan daerah.
Apel dan penyerahan SK tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Camat se-Kabupaten Ketapang. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ketapang Nomor 59/BKPSDM-B.800.1.13.2/2025 tertanggal 12 Desember 2025 tentang penyerahan simbolis petikan SK pengangkatan PPPK Paruh Waktu.
Adapun jumlah PPPK Paruh Waktu yang menerima SK sebanyak 2.462 orang, yang terdiri atas 2.072 tenaga teknis, 125 tenaga kesehatan, dan 265 tenaga pendidik (guru). Penyerahan SK dilakukan secara simbolis kepada perwakilan PPPK sebagai bentuk pengukuhan serta pengakuan resmi negara atas peran dan tanggung jawab yang diemban.
Dalam amanatnya, Bupati Ketapang menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PPPK Paruh Waktu yang telah menerima SK. Ia menegaskan bahwa pengangkatan tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat yang diusulkan oleh pemerintah daerah dan didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang.
“Saya juga berharap kepada rekan-rekan yang hingga saat ini belum terakomodir, agar tetap bersabar. Pemerintah daerah akan terus berupaya memperjuangkan sesuai dengan ketentuan dan kemampuan yang dimiliki,” ujar Bupati.
Menurutnya, pengangkatan PPPK Paruh Waktu merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berkeadilan bagi masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa PPPK tidak hanya berperan sebagai pelaksana tugas administratif, melainkan memiliki peran strategis sebagai agen pembangunan daerah yang turut berkontribusi dalam mewujudkan visi dan arah pembangunan Kabupaten Ketapang.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dalam sikap profesional, berintegritas, dan berakhlak, sehingga PPPK mampu menjadi teladan serta agen perubahan di tengah masyarakat.
“Baik tenaga teknis, tenaga kesehatan, maupun tenaga pendidik, semuanya memiliki kontribusi penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan dasar, serta pelaksanaan program pembangunan daerah,” tegasnya.
Bupati juga berpesan agar seluruh PPPK Paruh Waktu dapat bekerja secara profesional dan disiplin, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta terus meningkatkan kompetensi dan kinerja di lingkungan kerja masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati meminta para pimpinan OPD dan Camat untuk aktif melakukan pembinaan, pendampingan, serta bimbingan kepada PPPK agar mereka dapat berkembang dan memberikan kontribusi optimal bagi organisasi dan masyarakat.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya loyalitas terhadap tugas, pengabdian kepada masyarakat, serta dukungan penuh terhadap program pemerintah daerah, termasuk dalam menjaga stabilitas sosial dan menumbuhkan semangat gotong royong.
“Ketapang bukan milik satu golongan, melainkan milik seluruh suku dan lapisan masyarakat. Mari kita jaga dan rawat Ketapang sebagai rumah besar bersama dengan menjunjung tinggi persatuan, toleransi, dan kebersamaan dalam bingkai keberagaman,” ujarnya.
Sebagai penutup, Pemerintah Kabupaten Ketapang menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan dan pengawasan kinerja aparatur, serta menerapkan sistem penghargaan (reward) bagi aparatur berprestasi dan sanksi (punishment) bagi yang melanggar ketentuan, guna mewujudkan aparatur pemerintahan yang profesional, berkarakter, dan berorientasi pada pelayanan publik.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













