suaraindo.id — Ribuan warga dari sejumlah desa dan kelurahan terdampak banjir di Kecamatan Barus geruduk Kantor Kecamatan Barus untuk mempertanyakan klaim pemulihan pascabencana banjir yang disebut telah mencapai 90 persen. Pernyataan tersebut sebelumnya dimuat di media Lintassumut.com.
Warga menilai klaim itu tidak sesuai kondisi lapangan. Sejumlah wilayah terdampak disebut belum tertangani maksimal dan belum pernah dikunjungi langsung oleh Camat Barus sejak bencana terjadi.
Muhiddin Siambaton, warga Desa Pasar Terandam, mengatakan kedatangan warga bertujuan meminta klarifikasi langsung. “Kami mempertanyakan klaim pemulihan 90 persen. Di Lorong 2 Desa Pasar Terandam, Perandam, dan Bopet, camat belum pernah datang,” ujarnya ddidepan Kantor Camat, Barus (30/12)

Menurut Muhiddin, informasi yang disampaikan ke publik bertolak belakang dengan fakta.
“Kalau dibilang sudah pulih 90 persen, itu tidak benar. Datang ke lokasi saja tidak pernah,” tegasnya.
Kesaksian serupa disampaikan Agusrin, warga Pasar Batu Gerigis. Ia menyebut 14 rumah rusak akibat banjir, namun tak ada kunjungan camat.
“Kami ditimpa musibah besar. 14 rumah rusak, tapi camat belum pernah datang melihat kondisi kami,” katanya.

Agusrin juga membantah klaim pemulihan.
“Belum pernah melihat tempat kami. Jadi kalau dibilang sudah pulih 90 persen, itu tidak benar,” ujarnya.
Di tengah keterbatasan bantuan, Agusrin mengapresiasi pihak yang turun langsung membantu warga, termasuk anggota DPRD Tapanuli Tengah Ahmad Rivai Sibarani yang sejak awal banjir aktif membantu kebutuhan warga.
Kekecewaan juga disampaikan Samsudin Marbun, warga Kelurahan Padang Masiang.
“Sejak banjir sampai sekarang, camat tidak pernah berkunjung ke wilayah kami,” tegasnya.
Warga menyebut bantuan sejak banjir 25 November lalu baru diterima satu kali, sementara kebutuhan hidup meningkat.

Saat warga mendatangi kantor kecamatan, Camat Barus tidak berada di tempat. Warga pun pulang dengan kecewa. Upaya konfirmasi melalui telepon seluler juga dilakukan, namun hingga berita ini disusun nomor Camat Barus belum dapat dihubungi.
Hak Jawab Camat Barus
Hingga berita ini diterbitkan, Camat Barus belum memberikan keterangan resmi terkait klaim pemulihan 90 persen. Redaksi membuka ruang hak jawab bagi Camat Barus atau pihak Kecamatan Barus untuk memberikan klarifikasi.













