Suaraindo.id – Bupati Kubu Raya Sujiwo menanggapi informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang dilakukan seorang ayah terhadap anak kandungnya sendiri. Sujiwo secara tegas mengutuk keras dugaan perbuatan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Sujiwo saat diwawancarai awak media, Rabu (7/1/2026) siang. Meski mengaku belum memastikan kebenaran informasi secara langsung, ia menegaskan bahwa apabila peristiwa tersebut benar terjadi, maka hal itu merupakan tindakan yang sangat memprihatinkan dan tidak dapat ditoleransi.
“Kalau sampai itu terjadi, tentu kita sangat prihatin. Ini sangat menyedihkan, apalagi dilakukan oleh orang tua kandung,” ujar Sujiwo.
Menurutnya, dugaan perbuatan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap nilai kemanusiaan, moral, dan akhlak. Ia menegaskan, baik secara pribadi maupun dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah, dirinya mengutuk keras segala bentuk kekerasan seksual, terlebih yang menimpa anak-anak.
“Ini tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun. Saya secara pribadi dan sebagai Bupati Kubu Raya mengutuk keras dugaan kejadian tersebut,” tegasnya.
Sujiwo juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang tegas dan adil apabila kasus tersebut terbukti benar. Ia menilai proses hukum harus berjalan sesuai ketentuan agar memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.
“Penegakan hukum harus dilakukan supaya tidak terjadi lagi. Anak-anak harus dilindungi,” katanya.
Lebih lanjut, Sujiwo menilai bahwa kekerasan terhadap anak bukan hanya persoalan hukum semata, tetapi juga menyangkut persoalan akhlak, moral, dan adab dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengingatkan bahwa keluarga seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak, bukan sebaliknya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan tidak menutup mata terhadap kasus kekerasan, khususnya yang menimpa anak-anak. Menurutnya, peran keluarga, lingkungan, dan masyarakat sangat penting dalam mencegah dan mendeteksi dini tindak kekerasan.
“Kita semua punya tanggung jawab untuk melindungi anak-anak. Jangan diam jika melihat atau mengetahui adanya kekerasan,” pungkasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS












