
Polres Asahan menyerahkan bantuan satu unit genset dan tas sekolah kepada warga.
Suaraindo.id – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin bersama Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani meninjau langsung Dusun VIII, Desa Pertahanan, Kecamatan Sei Kepayang. Dusun tersebut hingga kini belum terjangkau jaringan listrik PLN.
Kunjungan rombongan tiba di kediaman warga, Bapak Usman, Kamis (25/6/2026) pukul 13.46 WIB. Kedatangan mereka disambut Kepala Dusun, tokoh masyarakat, agama, dan pemuda setempat.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengatakan, kondisi Dusun VIII membuat warga belum bisa menikmati penerangan secara optimal.
“Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Forkopimda sudah berkoordinasi dengan PLN UP3 Rantau Prapat dan mengusulkan agar Dusun VIII segera dialiri listrik,” jelas Bupati.
Menurutnya, PLN juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral agar dusun ini masuk dalam program penyediaan jaringan listrik bagi daerah yang belum terlayani.
“Kami mengajak masyarakat berdoa bersama agar prosesnya segera terealisasi, sehingga kualitas hidup warga Dusun VIII meningkat,” ujar Taufik.
Dalam momentum HUT Bhayangkara, Polres Asahan menyerahkan bantuan satu unit genset dan tas sekolah kepada warga.
“Kegiatan ini wujud sinergitas dan kolaborasi pemerintah daerah, kepolisian, serta pemangku kepentingan untuk membantu masyarakat dan mendukung kesejahteraan warga,” kata Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani.
Kepala Dusun VIII mewakili warga menyampaikan terima kasih atas kunjungan Bupati, Kapolres, dan rombongan, serta bantuan yang diberikan.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian dan kepedulian Pemkab Asahan dan Polres Asahan. Masyarakat berharap pengajuan jaringan listrik segera terealisasi agar warga bisa menikmati penerangan dan kesejahteraan meningkat,” ucapnya.
Peninjauan ini turut dihadiri Manager PT CSIL Tono Dalimunte, Kadis Perhubungan Asahan, Plt. Kadis Kominfo Asahan, Kapolsek Sei Kepayang, Plt. Camat Sei Kepayang Paton Limbong, Supervisor Teknik ULP Tanjung Balai Mudawi Nasution, Staf Teknik ULP Kabul Budiono, serta tokoh masyarakat. (Rendi Braga)