SUARAINDO.ID ------ SMP Negeri 1 Sambelia mendapatkan bantuan perangkat penyaring air bersih dari Yayasan Anak Fasih Indonesia, untuk membantu pemenuhan kebutuhan air minum layak konsumsi bagi siswa, yang masih menghadapi persoalan kualitas air bersih.
Kepala SMPN 1 Sambelia, Rusniawan, mengatakan hubungan kerja sama dengan Yayasan Anak Fasih Indonesia telah terjalin sejak 2017. Selama ini, yayasan telah memberikan berbagai bentuk dukungan bagi sekolah, mulai dari bantuan sarana pendidikan hingga program pembelajaran internasional.
"Sejak tahun 2017 kami sudah menjalin kerja sama. Saat saya masih menjadi kepala sekolah di daerah Kunci, kami juga mendapat dukungan berupa meja, kursi, dan berbagai bantuan lainnya. Bahkan melalui kerja sama dengan Singapura, mahasiswa dari sana pernah datang ke sekolah untuk memberikan pembelajaran kepada peserta didik," ujarnya, Selasa 14 Juli 2026.
Menurut Rusniawan, setelah sempat terhenti selama sekitar lima tahun, kerja sama tersebut kini kembali dilanjutkan melalui penyaluran bantuan perangkat penyaring air bersih.
Sebelumnya Yayasan Anak Fasih Indonesia telah menyalurkan tiga unit alat penyaring air. Pada tahap berikutnya, yayasan kembali menyalurkan enam unit yang ditempatkan di enam titik, yakni SMPN 1 Sambelia, SDN 1 Senanggalih, Pondok Yayasan Nurul Arofah, sekolah satu atap (Satap), SDN 3 Belanting, serta satu titik di Kecamatan Pringgabaya.
Rusniawan menilai, bantuan tersebut sangat penting mengingat Kecamatan Sambelia merupakan salah satu wilayah yang rentan mengalami persoalan air bersih. Kondisi tersebut kerap memicu munculnya penyakit berbasis lingkungan, seperti diare dan muntaber, terutama saat musim hujan.
"Air yang digunakan masyarakat sebagian besar berasal dari pegunungan. Ketika musim hujan, air bercampur dengan aliran banjir sehingga kualitasnya menurun dan kurang baik jika langsung dikonsumsi. Karena itu, keberadaan alat penyaring air ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan para siswa," jelasnya.
Ia memastikan pihak sekolah akan memanfaatkan dan merawat bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
"Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Insya Allah akan kami manfaatkan, kami jaga, dan kami rawat dengan baik demi mendukung kesehatan seluruh warga sekolah," tutup Rusniawan.