Mahasiswa KKN-T Unhas Petakan Persebaran UMKM Desa Belawae

Editor: Redaksi author photo

Mahasiswa KKN-T Unhas Petakan Persebaran UMKM Desa Belawae
Suaraindo.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas), Yuli, mahasiswa Program Studi Geofisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), melaksanakan program kerja individu berupa penyusunan Peta Persebaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Desa Belawae, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang. Luaran program tersebut secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Desa Belawae pada Selasa (21/7/2026) di Kantor Desa Belawae sebagai data pendukung perencanaan pembangunan desa.

Program ini bertujuan menyediakan informasi spasial mengenai persebaran UMKM yang selama ini belum terdokumentasi dalam bentuk peta digital. Penyusunan peta diawali dengan koordinasi bersama Pemerintah Desa Belawae untuk memperoleh data awal UMKM, kemudian dilanjutkan dengan survei lapangan menggunakan aplikasi Gaia GPS guna mengambil titik koordinat setiap lokasi usaha. Seluruh data hasil survei selanjutnya diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS hingga menghasilkan peta persebaran UMKM yang informatif, akurat, dan mudah dipahami.

Yuli, penanggung jawab program, menjelaskan bahwa pemetaan ini diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam memperoleh data spasial yang dapat dimanfaatkan untuk pendataan, perencanaan, dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat.

"Melalui peta ini, kami berharap pemerintah desa lebih mudah mengidentifikasi persebaran UMKM sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal berbasis data," ujar Yuli, mahasiswa Program Studi Geofisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin sekaligus penanggung jawab program.

Sementara itu, Muh. Yasir, Kepala Desa Belawae, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena memberikan data yang dapat dimanfaatkan sebagai referensi dalam perencanaan pembangunan desa.

"Peta persebaran UMKM ini menjadi informasi yang sangat bermanfaat bagi pemerintah desa dalam melakukan pendataan dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat. Kami berharap data ini dapat terus diperbarui sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan," ujar Muh. Yasir, Kepala Desa Belawae.

Peta yang diserahkan memuat lokasi persebaran UMKM di seluruh wilayah Desa Belawae beserta informasi pendukung yang dapat dijadikan basis data desa. Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara Universitas Hasanuddin, Pemerintah Desa Belawae, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis data. Selain itu, kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pemanfaatan teknologi geospasial untuk mendukung pengembangan UMKM secara berkelanjutan. [rls]

 
Share:
Komentar

Berita Terkini