SUARAINDO.ID ------- Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor menggelar pembekalan bagi mahasiswa peserta Magang III atau Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai persiapan sebelum diterjunkan ke sejumlah sekolah mitra.
Kegiatan tersebut bertujuan membekali mahasiswa dengan kompetensi dan etika profesi guru agar siap menjalankan tugas sebagai calon pendidik.
Dekan Fakultas Tarbiyah IAIH Pancor, Dr. Idawati, M.Pd, mengatakan Magang III merupakan mata kuliah wajib yang harus ditempuh mahasiswa sebagai bagian dari penyelesaian studi.
Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik pembelajaran di sekolah.
"Magang III adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari selama di kampus. Karena itu, seluruh peserta harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar mampu menjalankan tugas sebagai calon pendidik secara profesional," ujar Idawati dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, tema Magang III tahun ini menitikberatkan pada penanaman nilai-nilai cinta kepada peserta didik. Salah satu implementasinya adalah memberikan perlakuan yang adil kepada seluruh siswa tanpa membedakan latar belakang maupun kemampuan mereka.
"Jangan pilih kasih kepada peserta didik. Semua siswa harus mendapatkan perlakuan yang sama dan adil dalam proses pembelajaran," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I IAIH Pancor, Dr. Abdul Hayy Akram, mengingatkan peserta Magang III agar memahami standar profesi guru sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Menurutnya, guru merupakan pendidik profesional yang memiliki tanggung jawab mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, serta melakukan penilaian dan evaluasi terhadap peserta didik.
Abdul Hayy menegaskan, setiap calon guru harus memiliki empat kompetensi utama, yakni kompetensi kepribadian, pedagogik, sosial, dan profesional. Keempat kompetensi tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun kualitas guru yang mampu menjawab tantangan dunia pendidikan.
"Empat kompetensi tersebut harus dipersiapkan sejak sekarang agar mahasiswa mampu menjadi guru yang profesional di mana pun nantinya bertugas," katanya.
Ia juga berharap peserta Magang III dapat menjadi learning agent atau agen pembelajaran yang mampu menginspirasi, memotivasi, dan menghadirkan inovasi dalam proses belajar mengajar.
Selain itu, Abdul Hayy berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga nama baik IAIH Pancor selama menjalankan praktik di sekolah maupun saat berinteraksi dengan masyarakat.
"Saya menitipkan kepada seluruh peserta Magang III agar menjaga nama baik kampus, membawa citra positif lembaga, serta menunjukkan sikap dan profesionalisme selama menjalankan tugas di sekolah maupun di tengah masyarakat," pungkasnya.
