Suaraindo.id – Semangat pengabdian tanpa pamrih terus
ditunjukkan personel Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga yang
bertugas di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Dengan
menjunjung tinggi nilai keikhlasan, para prajurit TNI menjalankan setiap tugas
sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara..jpeg)
Nafas dan Lillahku untuk Negeri, Satgas TMMD Reguler 129 Terus Mengabdi di Desa Cukil
Di bawah terik matahari dan debu yang menyelimuti lokasi pekerjaan, personel
Satgas TMMD tetap bekerja bersama masyarakat menyelesaikan berbagai sasaran
fisik maupun nonfisik. Mereka bergotong royong membangun infrastruktur desa,
memperbaiki rumah warga, membuka akses jalan, serta menghadirkan harapan baru
bagi masyarakat.
Pada Jumat (24/7/2026), suasana kebersamaan antara prajurit TNI dan warga
kembali terlihat di sejumlah titik pekerjaan. Tidak hanya tenaga yang
dicurahkan, tetapi juga waktu, pikiran, dan kepedulian demi memastikan program
TMMD memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bagi para anggota Satgas TMMD Reguler ke-129, pengabdian bukan sekadar
menjalankan tugas, melainkan bentuk ibadah yang dilakukan dengan niat tulus
demi kepentingan rakyat. Nilai keikhlasan tersebut menjadi landasan dalam
setiap pekerjaan yang mereka laksanakan selama program TMMD berlangsung.
Melalui semangat kebersamaan, prajurit dan warga saling bahu-membahu
menyelesaikan pembangunan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup
masyarakat Desa Cukil. Kehadiran TNI di tengah masyarakat juga mempererat
hubungan emosional sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
"Selama masih ada napas dan tenaga, pengabdian kepada negeri akan terus
kami lakukan dengan sepenuh hati," menjadi tekad yang tertanam dalam diri
setiap anggota Satgas TMMD Reguler ke-129.
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 tidak hanya
menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan,
kepedulian, dan semangat pengabdian yang menjadi fondasi dalam membangun
Indonesia dari desa. [rls]