27 Paskibraka Ketapang 2026 Dikukuhkan, Bupati: Kibarkan Merah Putih dengan Segenap Jiwa

Editor: Admin author photo

Bupati Ketapang Alexander Wilyo saat mengukuhkan Paskibraka 2026.
SuaraIndo.id — Sebanyak 27 putra-putri terbaik Kabupaten Ketapang resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026. Mereka terdiri atas 21 pemuda dan 6 pemudi yang terpilih dari berbagai SMA dan SMK sederajat di Kabupaten Ketapang.

Pengukuhan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, Sabtu (15/8/2026), menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati Ketapang Alexander Wilyo memimpin langsung prosesi pengukuhan. Penyematan atribut Paskibraka kepada perwakilan anggota menjadi penanda dimulainya amanah mereka untuk mengemban tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan kemerdekaan.

Di hadapan para anggota Paskibraka, Alexander menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni. Ada kehormatan, tanggung jawab, dan kepercayaan negara serta masyarakat yang harus dijaga.

“Pengukuhan pada hari ini bukanlah sekadar sebuah seremoni. Di balik prosesi ini terdapat tanggung jawab, kehormatan, dan kepercayaan besar yang diberikan kepada anak-anak terbaik Kabupaten Ketapang,” kata Alexander.

Menurut dia, tugas mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih yang secara teknis hanya berlangsung beberapa menit memiliki makna jauh lebih besar. Merah Putih, kata Alexander, merupakan simbol kehormatan, persatuan, perjuangan, dan kedaulatan bangsa.

Karena itu, ia meminta para Paskibraka tidak berhenti pada kemampuan baris-berbaris. Proses seleksi, latihan, dan pembinaan yang mereka jalani harus menjadi pendidikan karakter yang membentuk kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, loyalitas, serta kecintaan kepada Tanah Air.

“Jangan sampai nilai-nilai tersebut berhenti setelah tugas Paskibraka selesai. Jadikan pengalaman dan proses yang kalian jalani sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan, membangun karier, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” ujarnya.

Alexander juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua yang telah memberikan doa dan dukungan. Penghargaan serupa diberikan kepada para pelatih, pembina, dan panitia yang telah mencurahkan waktu serta tenaga untuk mempersiapkan para anggota Paskibraka.

Ia berpesan agar ke-27 anggota Paskibraka menjaga amanah tersebut dengan bangga, tetapi tetap rendah hati dan bertanggung jawab.

“Berdirilah tegak dengan penuh kebanggaan, langkahkan kaki dengan penuh keyakinan, dan kibarkan Merah Putih dengan segenap jiwa dan cinta kepada Indonesia,” katanya.

Setelah prosesi pengukuhan, suasana berubah lebih hangat. Bupati bersama Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda dan tamu undangan memberikan ucapan selamat serta berfoto bersama para anggota Paskibraka.

Para Paskibraka kemudian menampilkan atraksi dan nyanyian hiburan. Penampilan itu memperlihatkan sisi lain generasi muda Ketapang yang tidak hanya ditempa dengan disiplin dan ketangguhan, tetapi juga memiliki kreativitas dan semangat kebersamaan.

Dengan pengukuhan tersebut, ke-27 anggota Paskibraka kini bersiap menjalankan tugas pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Alexander berharap seluruh rangkaian pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih berjalan lancar, sempurna, dan khidmat. Lebih dari itu, ia ingin momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan, tetapi juga harus diisi dengan pengabdian.

“Menjadi Paskibraka bukan sekadar tentang berdiri tegak di hadapan Sang Merah Putih. Ini tentang belajar memikul amanah, menghargai perjuangan para pahlawan, menjaga persatuan, menempa kedisiplinan, dan menumbuhkan keberanian untuk menjadi pemimpin masa depan,” ujar Alexander.

Dari barisan 27 Paskibraka itu, pemerintah daerah berharap tumbuh generasi yang kelak tidak hanya mampu membawa nama baik Ketapang, tetapi juga menjadi pemimpin berkarakter yang mengabdikan diri bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia.

Share:
Komentar

Berita Terkini