Diduga Diterkam Buaya Saat Memancing, Warga Kayong Utara Hilang di Perairan Guntung Karawang

Editor: Admin author photo

Tim SAR Gabungan Cari Warga yang Diduga Diterkam Buaya Saat Memancing di Sungai Guntung Karawang
SuaraIndo.id — Suasana memancing di perairan Sungai Guntung Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, berubah menjadi kepanikan setelah seorang warga dilaporkan hilang dan diduga diterkam buaya.

Korban diketahui bernama Mursal (57), warga Dusun Sumber Mas Baru, Desa Mas Bangun, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara. Hingga Rabu (26/8), Mursal belum ditemukan dan masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.

Kepala Kantor SAR Pontianak I Made Junetra mengatakan, laporan mengenai kejadian tersebut diterima pihaknya pada Rabu sekitar pukul 10.30 WIB dari Aiptu Suhadi.

Berdasarkan laporan yang diterima, Mursal diduga mengalami kondisi membahayakan manusia setelah diterkam buaya saat sedang memancing.

“Informasi yang kami terima, telah terjadi kondisi membahayakan manusia, yakni satu orang warga diterkam buaya saat memancing,” kata I Made Junetra.

Peristiwa tersebut bermula ketika Mursal bersama rekannya, Samsudin (52), berangkat memancing menggunakan kato bermesin menuju perairan Guntung Karawang pada Selasa (25/8) sekitar pukul 15.00 WIB.

Keduanya kemudian memancing hingga dini hari. Samsudin berada di bagian buritan kato, sedangkan Mursal berada di bagian haluan dengan posisi keduanya berlawanan arah. Saat itu, Mursal diketahui sempat tertidur di bagian haluan.

Sekitar pukul 04.00 WIB, Samsudin tiba-tiba terbangun setelah merasakan kato yang mereka tumpangi bergoyang cukup kuat.

Ketika melihat ke arah haluan, Samsudin tidak lagi melihat keberadaan Mursal. Ia hanya mendapati sarung milik rekannya yang tampak tenggelam dengan cepat ke dalam air.

Samsudin kemudian berusaha mencari Mursal dari atas kato. Namun, pencarian awal tersebut belum membuahkan hasil.

“Dari keterangan korban selamat, Mursal diduga diterkam buaya. Lokasi tersebut juga diketahui merupakan habitat buaya,” ujar Junetra.

Setelah tidak berhasil menemukan rekannya, Samsudin kemudian kembali menuju Desa Mas Bangun. Sekitar pukul 06.30 WIB, ia melaporkan kejadian tersebut kepada masyarakat setempat.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak berwenang. Tim SAR gabungan selanjutnya bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian terhadap Mursal.

Penyisiran dilakukan di sekitar perairan tempat kejadian dengan menggunakan sarana yang tersedia. Tim juga berkoordinasi dengan unsur terkait dan masyarakat setempat guna memperluas pencarian serta menemukan petunjuk mengenai keberadaan korban.

Hingga pencarian pada Rabu (26/8), Mursal masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran untuk mencari keberadaan warga tersebut dan berharap korban dapat segera ditemukan.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini