Menjembatani Generasi, Mbah Haji Sarto dan Prada Rio Anggara Bergotong Royong Siapkan Genteng Rumah Harapan Ibu Sri Wudyatun

Editor: Redaksi author photo

Bergotong Royong Siapkan Genteng Rumah Harapan Ibu Sri Wudyatun
Suaraindo.id – Semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Perbedaan usia yang terpaut lebih dari lima dekade tidak menghalangi Mbah Haji Sarto (74) dan Prada Rio Anggara (20) untuk bergotong royong menyiapkan genteng bagi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Sri Wudyatun, Rabu (5/8/2026).

Di tengah aktivitas menyusun dan menata material bangunan, keduanya tampak berbincang akrab. Mbah Haji Sarto membagikan berbagai pengalaman hidup, mulai dari perjalanan bekerja hingga nilai-nilai gotong royong yang telah lama menjadi budaya masyarakat pedesaan. Prada Rio Anggara pun menyimak dengan penuh perhatian sambil sesekali menceritakan pengalamannya menjalankan tugas sebagai prajurit TNI.

Kebersamaan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan antargenerasi. Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki Mbah Haji Sarto berpadu dengan semangat muda Prada Rio Anggara, menciptakan sinergi yang memperkuat semangat kebersamaan dalam menyelesaikan pekerjaan.

Pembangunan RTLH milik Ibu Sri Wudyatun hingga kini terus dikebut oleh personel Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga bersama masyarakat setempat. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan secara gotong royong agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Keberadaan Satgas TMMD di tengah masyarakat tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik berupa rumah yang lebih layak huni, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antara TNI dan warga. Nilai kepedulian, kebersamaan, dan saling membantu menjadi kekuatan utama yang terus tumbuh selama pelaksanaan program berlangsung.

Semangat "Menjembatani Generasi" yang ditunjukkan Mbah Haji Sarto dan Prada Rio Anggara menjadi simbol bahwa pengabdian tidak dibatasi oleh usia. Ketika pengalaman hidup berpadu dengan energi generasi muda, lahirlah harapan baru bagi masyarakat. Harapan itu kini semakin nyata bagi Ibu Sri Wudyatun yang dalam waktu dekat akan menempati rumah yang lebih aman, nyaman, dan layak huni berkat kerja sama TNI dan warga.

(Pendim 0714/Salatiga)

 

Share:
Komentar

Berita Terkini