SUARAINDO.ID ------- Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Labuhan Lombok kampanyekan keselamatan pelayaran, sebagai upaya meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan di sektor transportasi laut dan mewujudkan target zero incident atau nihil kecelakaan.
Direktur Perkapalan dan Kepelautan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, Dr. Ir. H. Samsuddin, M.T., M.Mar.E., IPU., ASEAN Eng., menegaskan kampanye keselamatan pelayaran merupakan agenda rutin yang harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Keselamatan tidak bisa dilakukan sekali dan selesai. Harus dilakukan terus-menerus karena manusia memiliki sifat mudah lupa. Operator yang sudah diberikan pemahaman, tiga bulan pertama bisa bagus, tetapi setelah itu bisa kembali kendor,” ujar Samsuddin dalam kegiatan tersebut, kamis 27 Agustus 2026.
Menurutnya, kampanye keselamatan bukan sekadar kegiatan seremonial maupun pemenuhan kewajiban administratif. Keselamatan pelayaran harus menjadi budaya yang tertanam dalam diri seluruh pelaku transportasi laut.
Keselamatan pelayaran bukan formalitas untuk menjalankan aturan, karena keselamatan adalah pondasi utama seluruh penyelenggaraan transportasi laut.
"Tanpa jaminan keselamatan, seluruh aktivitas transportasi dan pertumbuhan ekonomi tidak akan memiliki makna,” tegasnya.
Samsuddin menjelaskan, keselamatan pelayaran tidak hanya berkaitan dengan kelayakan kapal dan ketersediaan alat keselamatan, tetapi juga sangat bergantung pada faktor manusia (human element) dan budaya keselamatan.
Keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab multipihak, mulai dari regulator, operator, Unit Pelaksana Teknis (UPT), awak kapal hingga masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi laut.
