Padamkan Api Malam Hari, Tim Gabungan Jinakkan Karhutla di Sungai Sengkuang Sanggau

Editor: Redaksi author photo

Padamkan Api Malam Hari, Tim Gabungan Jinakkan Karhutla di Sungai Sengkuang Sanggau
Suaraindo.id – Tim gabungan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bergerak cepat memadamkan kebakaran lahan di Lingkungan Jalan Doku, Kelurahan Sungai Sengkuang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Sabtu (29/8/2026) malam.

Informasi mengenai kebakaran diterima Posko Penanganan Karhutla Kabupaten Sanggau sekitar pukul 20.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., bersama personel Siaga Karhutla langsung menuju lokasi.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengecekan dan menentukan titik api sebelum menyusun strategi pemadaman. Berdasarkan hasil penanganan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 0,3 hektare.

Pemadaman dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, yakni Personel Siaga Karhutla dan Satgas Pemadaman Sat Samapta Polres Sanggau, Polsek Kapuas, BKO Brimob Mabes Polri, Brimob Kompi 3 Sanggau Batalyon A, Manggala Agni Kabupaten Sanggau, Damkar Kabupaten Sanggau, KPH Sanggau Timur, BPBD/TRC Kabupaten Sanggau, Yonif 833 TP Sanggau, Kodim 1204 Sanggau, serta Koramil Kapuas.

Sinergi lintas instansi tersebut membuat proses pemadaman berjalan efektif. Petugas tidak hanya menangani kobaran api yang terlihat, tetapi juga menyisir area sekitar untuk memastikan tidak terdapat bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik panas yang dapat kembali memicu api.

Sekitar pukul 21.30 WIB, lokasi kebakaran dinyatakan aman dari kobaran api.

Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika menegaskan, respons cepat menjadi salah satu kunci dalam penanganan Karhutla, termasuk ketika kebakaran terjadi pada malam hari.

“Kami tidak ingin memberikan ruang bagi api untuk berkembang. Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak bersama seluruh unsur terkait untuk melakukan pemadaman dan memastikan lokasi benar-benar aman melalui proses pendinginan,” ujarnya.

Menurutnya, padamnya api bukan berarti penanganan telah sepenuhnya selesai. Pengawasan tetap diperlukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

“Setelah api padam, pengawasan tetap penting. Kami meminta masyarakat ikut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat asap atau titik api. Pencegahan dan deteksi dini jauh lebih efektif daripada menunggu kebakaran meluas,” katanya.

Polres Sanggau bersama instansi terkait juga akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan di sejumlah kawasan yang dinilai rawan Karhutla. Koordinasi lintas instansi diperkuat sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.

Kapolres kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Kami mengajak seluruh masyarakat menjadi bagian dari upaya pencegahan Karhutla. Jangan membakar lahan, dan apabila menemukan kebakaran sekecil apa pun, segera informasikan kepada petugas agar dapat ditangani sebelum membesar,” tegas AKBP Kadek Ary Mahardika. [man]


Share:
Komentar

Berita Terkini