Posko Karhutla Dibentuk di Sokan, Warga Diminta Segera Laporkan Titik Api

Editor: Admin author photo

Polsek Sokan Bentuk Posko Karhutla, Perkuat Gerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas.
SuaraIndo.id – Kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di Kecamatan Sokan, Kabupaten Melawi. Polsek Sokan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Sokan membentuk Posko Karhutla sebagai pusat koordinasi sekaligus memperkuat langkah pencegahan dan penanganan kebakaran.

Pembentukan posko tersebut dirangkai dengan rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Polsek Sokan. Kegiatan melibatkan unsur Forkopincam, TNI-Polri, Satpol PP, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda.

Kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan potensi kebakaran dapat diketahui lebih cepat dan ditindaklanjuti sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Sokan Iptu Nopiyar Yunus, Sekcam Sokan Akandinata, Danramil 1205-15 yang diwakili Serka Muliono Hasim, serta personel Satpol PP Kecamatan Sokan Samsul Bahri.

Sejumlah tokoh masyarakat, agama, adat dan pemuda juga turut mengikuti rapat koordinasi tersebut.

Dalam rapat, peserta membahas sejumlah strategi menghadapi ancaman Karhutla. Di antaranya meningkatkan pemantauan di wilayah rawan, memperkuat komunikasi antarinstansi, serta mempercepat penyampaian informasi apabila ditemukan titik api.

Kapolsek Sokan Iptu Nopiyar Yunus menegaskan, pencegahan Karhutla tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat. Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran sejak awal.

“Pencegahan harus menjadi perhatian kita bersama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Apabila ditemukan adanya titik api, segera laporkan sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” ujar Nopiyar Yunus.

Ia mengatakan Posko Karhutla diharapkan dapat menjadi pusat koordinasi untuk menerima laporan masyarakat, melakukan pemantauan, serta mendukung pengerahan personel ketika terjadi kebakaran.

Selain memperkuat kesiapan petugas, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda juga diharapkan ikut berperan dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.

Edukasi terutama diarahkan pada pencegahan kebiasaan membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar yang berisiko memicu kebakaran dan memperbesar dampak terhadap lingkungan serta masyarakat.

Melalui pembentukan Posko Karhutla dan koordinasi lintas sektor, Forkopincam Sokan bersama masyarakat berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memperkuat komunikasi dalam menghadapi ancaman kebakaran.

Salah seorang warga Sokan, Romy, menyambut baik pembentukan posko tersebut. Ia berharap setiap potensi kebakaran dapat diketahui lebih awal dan segera ditangani sebelum api menyebar.

“Dengan terbentuknya Posko Karhutla, setiap potensi kebakaran dapat diketahui lebih awal dan segera ditangani sehingga dapat meminimalkan dampak terhadap masyarakat, lingkungan dan wilayah Kecamatan Sokan,” tutupnya.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini