SuaraIndo.id – PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) terus memperkuat kontribusinya dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) Kalimantan Barat melalui sektor pendidikan.PT BAI mengambil peran dalam berbagai program pendidikan untuk meningkatkan kualitas SDM di Kalbar.
Komitmen tersebut diwujudkan lewat berbagai program yang menjangkau pendidikan secara berkelanjutan, mulai dari anak usia dini, penanganan anak putus sekolah, pembinaan sekolah menengah kejuruan (SMK), hingga kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Upaya tersebut dinilai penting untuk memastikan masyarakat lokal memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai sehingga mampu mengambil peran dalam pembangunan Kalimantan Barat yang memiliki potensi sumber daya alam besar.
Section Head CSR PT BAI, Join Wira Sembiring, mengatakan perhatian perusahaan terhadap sektor pendidikan berangkat dari tantangan peningkatan kualitas SDM di Kalimantan Barat.
Menurutnya, pembangunan SDM tidak dapat dilakukan secara instan. Karena itu, pendidikan harus diperkuat secara bertahap dan berkesinambungan sejak usia dini hingga jenjang perguruan tinggi.
“Pendidikan ini kami angkat bermula pada tantangan yang memang akan kita hadapi di Kalbar. Sehingga kami menyiapkan program-program yang merangkul pendidikan sejak dini hingga bangku perkuliahan,” ujar Join Wira saat menerima penghargaan Tribun Pontianak Awards 2026, Rabu (26/8/2026).
Ia menjelaskan, PT BAI berupaya hadir di berbagai jenjang pendidikan agar dukungan yang diberikan dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan di daerah.
Sejumlah program yang dijalankan di antaranya menyasar pendidikan anak usia dini, penanganan anak putus sekolah, pembinaan SMK lokal, serta kerja sama dengan perguruan tinggi di Kalimantan Barat.
“Kami telah terjun langsung dalam kegiatan pendidikan usia dini, putus sekolah, membina SMK lokal hingga bekerja sama dengan perguruan tinggi yang ada di Kalimantan Barat,” katanya.
SDM Unggul Jadi Kunci Pembangunan Kalbar
Join Wira menilai besarnya potensi sumber daya alam Kalimantan Barat harus diikuti dengan kesiapan SDM lokal. Menurutnya, masyarakat daerah perlu memiliki kemampuan dan keterampilan yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan dan dunia kerja.
“Potensi sumber daya alam yang besar di Kalbar tentu membutuhkan SDM yang unggul. Tantangan bersama kita adalah bagaimana menciptakan SDM Kalbar yang mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Karena itu, keterlibatan dunia usaha dalam pengembangan pendidikan dinilai memiliki peran strategis. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang semakin kuat.
Komitmen PT BAI tersebut mendapat apresiasi melalui penghargaan Perusahaan Penggerak Ekosistem Pendidikan yang Tangguh dalam ajang Tribun Pontianak Awards 2026.
Penghargaan tersebut diterima PT BAI dalam acara puncak Tribun Pontianak Awards 2026 yang berlangsung di Novotel Pontianak Convention Center, Rabu (26/8/2026).
Join Wira mengapresiasi penghargaan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk kepercayaan sekaligus motivasi bagi perusahaan untuk terus memperluas kontribusi di bidang pendidikan.
“Terima kasih kami ucapkan kepada Tribun Pontianak atas kepercayaan yang diberikan kepada kami berkaitan dengan pendidikan,” tuturnya.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi PT BAI untuk mempertahankan program yang telah berjalan sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas demi mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan SDM Kalimantan Barat.