Dorong Persagi Perkuat Edukasi Gizi Masyarakat ‎

Editor: nanang author photo


SUARAINDO.ID -------
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mendorong kepengurusan baru Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Lombok Timur memperkuat edukasi dan pendampingan kepada masyarakat terkait pemenuhan gizi. Menurutnya, peran ahli gizi tidak hanya berkaitan dengan organisasi profesi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

‎Bupati menekankan pentingnya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai makanan bergizi dan beragam.

‎Makanan bergizi tidak selalu identik dengan harga mahal. Yang lebih penting, masyarakat memahami jenis makanan serta sumber pangan yang mengandung gizi sesuai kebutuhan tubuh.

‎“Jangan hanya kita merasa hebat di dalam organisasi, tetapi tidak hebat dalam melayani masyarakat. Keliling, berikan edukasi dan pendidikan tentang makanan beragam, tentang sumber gizi dan dari mana saja kita mendapatkannya,” tegasnya, Rabu 9 September 2026.

‎Menurut Bupati, Lombok Timur memiliki potensi besar dalam menyediakan berbagai bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

‎Karena itu, penguatan pemenuhan gizi harus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, ahli gizi, dan petani sebagai penyedia bahan pangan.


‎Ia menyebut hampir seluruh kebutuhan pangan dapat dikembangkan di Lombok Timur. Namun, terdapat sejumlah komoditas yang masih membutuhkan penguatan dari sisi sumber daya dan keahlian, salah satunya kedelai.

‎“Antara pemerintah, Persagi, dan petani yang menyiapkan beragam bahan makanan harus bisa berkolaborasi dan berjalan beriringan,” ujarnya.

‎Bupati juga menegaskan bahwa perhatian terhadap pemenuhan gizi tidak boleh hanya berfokus pada ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita. Masyarakat secara umum juga perlu mendapatkan akses serta pemahaman mengenai makanan bergizi untuk menjaga kesehatan.Karena itu, ia berharap sinergi pemerintah daerah dengan Persagi semakin diperkuat, terutama melalui edukasi dan pendampingan di puskesmas, posyandu, maupun langsung di tengah masyarakat.Bupati juga meminta jajaran kesehatan bekerja lebih cepat dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, persoalan kesehatan dan gizi tidak dapat ditunda karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi yang akan datang.“Teman-teman kesehatan harus bekerja cepat, bekerja keras, dan cepat melayani masyarakat. Tidak bisa nanti dulu,” tegasnya.

‎Pemenuhan gizi yang baik sejak usia dini sangat penting bagi tumbuh kembang anak, termasuk perkembangan otak. Dengan asupan makanan yang bergizi dan beragam, anak-anak Lombok Timur diharapkan dapat tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi berkualitas di masa depan.

Share:
Komentar

Berita Terkini