Kabut Asap Menebal, BPBD Mempawah Turun Ke Jalan Bagikan Masker Gratis

Editor: Admin author photo

Kepala BPBD Mempawah, Aswin, bersama jajaran Satgas Posko Terpadu Karhutla saat membagikan masker, Rabu (2/9/2026).
SuaraIndo.id – Kabut asap yang mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Mempawah mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak langsung melindungi masyarakat.

Tak hanya berkutat di posko penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), petugas BPBD Mempawah turun ke jalan membagikan masker gratis kepada warga yang tetap harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang dipengaruhi asap.

Aksi tersebut berlangsung di depan Kantor BPBD Mempawah, Jalan Daeng Manambon, Rabu (2/9/2026). Satu per satu pengendara yang melintas dihentikan sejenak untuk menerima masker dari petugas.

Pembagian masker dipimpin Kepala BPBD Kabupaten Mempawah, Aswin, bersama jajaran Satgas Posko Terpadu Karhutla Kabupaten Mempawah.

Petugas berdiri di tepi jalan dan menyasar masyarakat, terutama pengendara sepeda motor yang setiap hari beraktivitas di ruang terbuka sehingga berpotensi terpapar asap secara langsung.

Bagi pengendara roda dua, paparan asap menjadi perhatian karena mereka harus menghirup udara terbuka selama perjalanan. Masker menjadi salah satu perlindungan sederhana yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi paparan partikel asap.

Aswin mengatakan masker yang dibagikan merupakan bantuan dari BPBD Provinsi Kalimantan Barat yang kemudian disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Mempawah.

“Masker ini kami bagikan kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap, terutama bagi warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan,” ujarnya.

Menurut Aswin, penanganan kabut asap tidak cukup hanya dilakukan melalui upaya pemadaman karhutla. Perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak juga menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi tersebut.

Karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kondisi udara memburuk dan asap semakin terasa.

Warga yang tidak memiliki kepentingan mendesak juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara dipenuhi asap. Sementara bagi masyarakat yang tetap harus bekerja atau bepergian, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang dapat dilakukan.

Antusiasme masyarakat terlihat saat para pengendara menerima masker yang diberikan petugas. Sebagian warga bahkan langsung mengenakannya sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Pembagian masker ini menjadi bagian dari upaya BPBD Mempawah dalam menghadapi dampak karhutla yang tidak hanya berkaitan dengan kebakaran di lapangan, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat.

Di tengah kepungan asap, perlindungan terhadap warga dinilai sama pentingnya dengan upaya pemadaman. Pemerintah bersama tim gabungan terus melakukan penanganan karhutla, sementara masyarakat diingatkan untuk menjaga kesehatan dan menghindari aktivitas yang dapat meningkatkan paparan asap.

BPBD Mempawah bersama Satgas Posko Terpadu Karhutla juga terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan perlindungan ketika harus beraktivitas di luar rumah.

“Di balik kepulan asap yang menyelimuti udara, ada paru-paru warga yang tetap harus dijaga,” pungkas Aswin.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini