SUARAINDO.ID ------- Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor terus memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan melalui peningkatan kompetensi akademik dosen.
Salah satunya dilakukan melalui kegiatan peningkatan skill akademik dosen, yang dirangkaikan dengan bimbingan teknis pelaksanaan perkuliahan dan penilaian kurikulum.
Wakil Rektor I IAIH Pancor, Dr. H. Abdul Hayyi Akrom, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis sekaligus bentuk keseriusan kampus dalam memberikan pelayanan perkuliahan terbaik bagi mahasiswa.
“Ini merupakan bagian dari langkah strategis sekaligus kesungguhan kampus untuk memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa-mahasiswi IAIH Pancor,” ujar Abdul Hayyi, Kamis, 3 September 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi penting dilaksanakan dengan melihat perkembangan dan tuntutan konteks perguruan tinggi saat ini.
Salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi adalah implementasi kurikulum yang harus dilakukan secara optimal.
Sebagai salah satu perguruan tinggi Islam di Nusa Tenggara Barat, IAIH Pancor berupaya merealisasikan implementasi kurikulum secara maksimal.
Karena itu, kampus menghadirkan narasumber ahli untuk memberikan transformasi pengetahuan dan pemahaman kepada para dosen, khususnya terkait penerapan dan implementasi kurikulum dalam proses perkuliahan.
“Harapan kami dari bagian akademik, dengan pelaksanaan kegiatan ini akan tumbuh kualitas-kualitas perkuliahan yang betul-betul memberikan manfaat maksimal kepada mahasiswa dan masyarakat pada umumnya,” katanya.
Peningkatan kapasitas dosen tidak hanya diarahkan pada pemahaman teknis perkuliahan, tetapi juga pada kemampuan menerapkan kurikulum secara efektif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, kualitas layanan akademik di lingkungan IAIH Pancor diharapkan semakin meningkat.
Abdul Hayyi berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kampus dalam meningkatkan mutu pendidikan dan memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai dengan tuntutan perkembangan pendidikan tinggi.
“Dengan implementasi kurikulum yang baik, manfaatnya diharapkan dapat dirasakan secara maksimal oleh mahasiswa-mahasiswi maupun masyarakat,” pungkasnya.
