Suaraindo.id - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Al Bakri, S.E., M.Si., menghadiri kegiatan Sosialisasi Teknis dan Pemantapan Penyusunan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) serta Verifikasi dan Validasi Data Peserta Didik dan Guru di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Tahun 2026, (12/9/2026).
Informasi kegiatan tersebut diperoleh dari akun Facebook resmi Dinas Pendidikan Asahan.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan ketepatan, kelengkapan, dan validitas data pendidikan sebagai dasar dalam mendukung perencanaan serta peningkatan mutu layanan pendidikan di Kabupaten Asahan.
Dapodik diketahui menjadi jantung data pendidikan nasional. Akurasi data peserta didik, guru, tenaga kependidikan, hingga sarana prasarana sekolah sangat menentukan kebijakan, mulai dari penyaluran dana BOS, bantuan PIP, tunjangan profesi guru, hingga pembangunan ruang kelas baru.
Masih sering ditemukan persoalan ketidaksinkronan data, seperti NISN ganda, data guru tidak valid, hingga data peserta didik yang belum dimutakhirkan. Hal tersebut berdampak langsung pada terhambatnya layanan dan bantuan pendidikan.
Melalui sosialisasi teknis ini, Dinas Pendidikan Asahan mendorong seluruh operator sekolah, kepala sekolah, dan jajaran terkait untuk semakin optimal dalam melakukan pemutakhiran dan verifikasi data secara berkala dan bertanggung jawab.
Diharapkan, dengan data yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan, perencanaan pembangunan pendidikan di Kabupaten Asahan menjadi lebih tepat sasaran dan mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan.
