Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Penumpang KRL Kembali Normal

  • Bagikan
Calon penumpang masuk ke dalam Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin 25 Mei 2020. PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI melaporkan volume pengguna KRL saat pembatasan operasional di hari Lebaran 2020 turun 90 persen dibanding tahun sebelumnya, hal itu merupakan imbas dari pembatasan jam operasional yaitu pada pagi hari pukul 05.00 – 08.00 WIB dan sore hari pukul 16.00 – 18.00 WIB. (Teras.id)


Suaraindo.id
– PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mencatat tak ada lonjakan penumpang KRL pada hari pertama kerja usai libur Lebaran 2020, Selasa, 26 Mei 2020. Jumlah penumpang kereta hari ini, menurut KCI, sama dengan jumlah penumpang di hari biasa PSBB sebelum Lebaran.

“Sudah kembali seperti PSBB sebelumnya ya, tadi sampai 08.00 kami sudah melayani 55 ribu penumpang,” ujar VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba saat dihubungi Tempo, Selasa, 26 Mei 2020.

Anne menjelaskan, jumlah 55 ribu penumpang kereta itu merupakan jumlah rata-rata pengguna KRL di hari biasa. Sehingga, tidak ada lonjakan di hari pertama masyarakat kembali masuk bekerja. “Alhamdulilah kondusif dan aman,” kata Anne.

Tingkat kesadaran pengguna KRL dalam mematuhi aturan PSBB sudah semakin baik saat ini. Ia mencontohkan sudah banyak pengguna KRL yang bepergian dengan menggunakan masker dan memakai fasilitas wastafel untuk mencuci tangan.

KCI juga mengimbau kepada masyarakat agar selama di dalam KRL tidak banyak bicara baik langsung ataupun lewat telepon, untuk menghindari percikan droplets yang menjadi media penularan virus corona.

Selain jumlah penumpang KRL yang tak mengalami lonjakan, arus lalu lintas di wilayah DKI Jakarta juga terpantau sepi dan lancar. Kondisi lalu lintas yang sepi tersebut dilaporkan Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya melalui laman resmi Twitter @TMCPoldaMetro.
Sumber:Teras.id

  • Bagikan