Direktorat Jenderal Imigrasi mencatatkan pencapaian luar biasa dengan meraih Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tertinggi sepanjang sejarah, mencapai total Rp9 triliun pada tahun 2024.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, mengungkapkan bahwa PNBP tahun 2024 meningkat sebesar 18,39 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kontribusi Utama PNBP
Kontribusi terbesar berasal dari:
Layanan visa: Rp5,03 triliun
Layanan paspor: Rp2,49 triliun
Layanan keimigrasian lainnya: Rp1,4 triliun
Kebijakan visa kunjungan saat kedatangan untuk 97 negara dan entitas tertentu menjadi salah satu faktor utama kenaikan ini. Selain itu, digitalisasi layanan keimigrasian berhasil meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses bisnis.
Melampaui Target PNBP 150%
Capaian ini melampaui target awal sebesar Rp6 triliun, dengan realisasi mencapai 150 persen. Agus Andrianto memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Ditjen Imigrasi, khususnya petugas di bandara, pelabuhan, dan perbatasan, yang tetap melayani masyarakat meskipun di akhir pekan dan hari libur nasional.
“Kerja keras para petugas yang tetap siaga di berbagai titik pelayanan telah memungkinkan masyarakat mengakses layanan keimigrasian tanpa hambatan, sekaligus mendorong capaian PNBP yang signifikan,” ujarnya, Jumat (3/1/2025).
Peran Strategis Imigrasi dalam Ekonomi dan Keamanan
Agus menekankan pentingnya peran Ditjen Imigrasi dalam menjaga keamanan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Filosofi guard and guide (menjaga dan memandu) tetap menjadi pedoman dalam menjalankan tugas.
“Penegakan hukum keimigrasian akan terus menjadi prioritas. Kami memastikan hanya orang asing yang membawa manfaat bagi Indonesia yang dapat masuk dan tinggal di negara ini,” tegasnya.
Selain itu, Ditjen Imigrasi akan terus berinovasi dan meningkatkan efisiensi pelayanan untuk mendorong pencapaian PNBP yang lebih optimal di masa depan.
Komitmen ke Depan
Agus menambahkan bahwa Ditjen Imigrasi berkomitmen untuk memperkuat peran strategisnya melalui pengembangan layanan berbasis teknologi. “Kami optimistis dapat mempertahankan tren positif ini dengan terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan, dan menjaga keamanan negara,” tutupnya.
Capaian ini menunjukkan keberhasilan Ditjen Imigrasi dalam menjalankan fungsi strategisnya, sekaligus memberikan kontribusi signifikan bagi penerimaan negara.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













