SuaraIndo.Id – Dalam rangka mengawal pelaksanaan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan, jajaran manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) melaksanakan kunjungan lapangan ke proyek Extension Trafo Bay 60 MVA GI 150 kV Cendana di Kabupaten Kubu Raya pada Jumat, 26 Juni 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh General Manager UIP Kalimantan Bagian Barat, Susilo, didampingi Senior Manager Operasi Konstruksi, Nimrot Tambunan dan tim, Senior Manager Perencanaan, Ferdinan Simanullang dan tim, Manager UPP KLB 1, Muhammad Iqbal dan tim, serta PLN PUSMANPRO UPMK II JARWILKAL III dan tim, sebagai bagian dari pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur strategis yang mendukung penguatan sistem kelistrikan di Kalimantan Barat.Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) melaksanakan kunjungan lapangan ke proyek Extension Trafo Bay 60 MVA GI 150 kV Cendana di Kabupaten Kubu Raya pada Jumat, 26 Juni 2026.
Dalam peninjauan tersebut, manajemen melakukan evaluasi terhadap perkembangan pekerjaan konstruksi, kesiapan instalasi peralatan utama, kesesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi teknis, serta koordinasi pelaksanaan di lapangan. Pekerjaan Extension Trafo Bay memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kapasitas dan keandalan sistem transmisi sehingga mampu mengakomodasi pertumbuhan kebutuhan energi di Kalimantan Barat.
Melalui peninjauan lapangan, manajemen juga berdiskusi bersama tim pelaksana proyek dan mitra kerja untuk mengidentifikasi berbagai tantangan teknis yang dihadapi selama proses konstruksi serta membahas langkah-langkah penanganannya. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelaksanaan pekerjaan agar tetap memenuhi standar mutu, ketentuan teknis, dan tahapan pelaksanaan yang telah ditetapkan.
Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 1 (UPP KLB 1), Muhammad Iqbal, menyampaikan bahwa pengawasan lapangan secara berkala merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan pembangunan. "Kami terus melakukan monitoring terhadap setiap tahapan pekerjaan agar pelaksanaan konstruksi berjalan sesuai perencanaan dan memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan. Koordinasi yang baik antara tim proyek, mitra kerja, dan manajemen menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pekerjaan sehingga infrastruktur yang dibangun mampu memberikan manfaat secara optimal," ujar Iqbal.
Keberadaan Extension Trafo Bay 60 MVA di GI 150 kV Cendana diharapkan dapat memperkuat fleksibilitas pengoperasian gardu induk sekaligus meningkatkan keandalan sistem transmisi. Oleh karena itu, pengendalian mutu pada setiap tahapan pekerjaan terus menjadi perhatian agar infrastruktur yang dibangun mampu beroperasi secara optimal dalam jangka panjang.
Sementara itu, General Manager UIP Kalimantan Bagian Barat, Susilo, menegaskan bahwa kualitas teknis menjadi salah satu prioritas utama dalam setiap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. "Kami ingin memastikan seluruh pekerjaan konstruksi dilaksanakan sesuai spesifikasi dan standar engineering yang berlaku. Pengawasan langsung seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pembangunan sehingga infrastruktur yang dihasilkan mampu mendukung sistem kelistrikan yang semakin andal dan siap melayani kebutuhan masyarakat," ungkapnya.
Melalui peninjauan ini, PLN UIP Kalimantan Bagian Barat kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang berkualitas, andal, dan berkelanjutan. Dengan pengawasan yang konsisten, koordinasi yang baik, serta pelaksanaan konstruksi sesuai standar teknis, pekerjaan Extension Trafo Bay 60 MVA GI 150 kV Cendana diharapkan semakin memperkuat keandalan sistem penyaluran tenaga listrik di Kalimantan Barat guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.