Bukan Sekadar Lomba, Disdik Palembang Jadikan HUT RI Momentum Pererat Kebersamaa

Editor: Nisa author photo

Foto bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ir. H. M. Affan Prapanca, M.T., IPM. (SuaraIndo.id/Dok)

SuaraIndo.id
– Suasana semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Palembang. Berbagai perlombaan digelar dengan melibatkan guru, kepala sekolah, hingga jajaran satuan pendidikan dari berbagai kecamatan di Kota Palembang.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Kota Palembang, Jalan Pramuka KM 5,5, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Senin (10/8/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ir. H. M. Affan Prapanca, M.T., IPM., mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar pendidikan.

"Ya, hari ini keluarga besar Dinas Pendidikan Kota Palembang, mulai dari guru, kepala sekolah, jajaran satuan pendidikan dan semuanya, bersama-sama memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia," ujar Affan.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus terus dijaga dan diwariskan, termasuk melalui lingkungan pendidikan. Salah satunya dengan menggelar kegiatan yang dapat membangun rasa kebersamaan sekaligus memberikan ruang bagi para peserta untuk berekspresi.

"Kita ingin nilai-nilai perjuangan itu terus kita kembangkan. Salah satunya dengan kegiatan dan perlombaan seperti ini. Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi keluarga besar Dinas Pendidikan untuk mengekspresikan kemampuan dan keterampilannya," katanya.

Berbagai perlombaan pun disiapkan. Pesertanya berasal dari sekolah-sekolah yang mewakili kecamatan masing-masing di Kota Palembang.

Tidak hanya perlombaan yang bersifat kompetitif, sejumlah permainan yang dekat dengan masyarakat juga ikut memeriahkan kegiatan, seperti lomba makan kerupuk, catur, gaple dan permainan lainnya.

Affan berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada momentum peringatan HUT Kemerdekaan saja.

"Kita bersyukur kemerdekaan Indonesia sekarang sudah memasuki usia 81 tahun. Tentu kita juga punya kewajiban untuk terus bergerak ke depan. Apa yang kita lakukan hari ini mudah-mudahan bisa memberikan manfaat, khususnya bagi dunia pendidikan dan masyarakat Kota Palembang," ujarnya.

Di sisi lain, Affan juga menyinggung mengenai penerapan sistem full day school di sejumlah sekolah di Kota Palembang.

Ia mengatakan, penerapan pembelajaran sehari penuh belum dilakukan secara seragam di seluruh sekolah. Dinas Pendidikan masih melakukan pemetaan dan evaluasi terhadap kondisi masing-masing satuan pendidikan.

"Memang masih ada yang melaksanakan full day. Tapi datanya belum kami update lagi. Ini akan segera kita pelajari seperti apa dampaknya, apakah memang lebih baik seperti itu atau tidak," jelasnya.

Menurut Affan, penerapan full day school harus melihat kesiapan sekolah. Selain kemampuan sekolah dalam menjalankan sistem tersebut, ketersediaan ruang belajar dan kenyamanan siswa juga menjadi pertimbangan penting.

"Yang pasti harus tersedia ruang, kapasitas belajar yang cukup dan nyaman untuk mendukung seluruh aktivitas siswa," katanya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Palembang juga tengah memproses penyediaan seragam sekolah bagi peserta didik.

Affan menjelaskan, untuk tahap awal program tersebut masih diprioritaskan bagi sekolah negeri. Adapun seragam yang disiapkan antara lain seragam merah putih untuk siswa SD, putih biru bagi siswa SMP, serta seragam Pramuka.

"Kalau seragam sekarang sedang dalam proses. Untuk siswa yang masuk kelas satu, SD menggunakan merah putih, SMP putih biru, dan juga seragam Pramuka," ujarnya.

Ia mengatakan program tersebut nantinya diharapkan dapat menjangkau seluruh sekolah. Namun, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan yang ada.

"Untuk sementara memang kita masih mengarah ke negeri dulu. Nanti akan terus kita upayakan agar semua sekolah bisa mendapatkan seragam," kata Affan.

Saat ini, terdapat 249 SD negeri dan 61 SMP negeri di Kota Palembang yang menjadi bagian dari sasaran program tersebut.

Penyediaan seragam ini diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan peserta didik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan dukungan terhadap proses pendidikan di Kota Palembang. (NS) 

Share:
Komentar

Berita Terkini