Suaraindo.id - Bupati Asahan meninjau langsung Daerah Irigasi Sungai Silau Tua Dam Alam Bali di Desa Silau Maraja, Kecamatan Setia Janji, pada Senin (24/08/2026). Kunjungan ini menjadi sinyal keseriusan Pemerintah Kabupaten Asahan membenahi infrastruktur pertanian yang menjadi nadi lumbung pangan warga.
Dalam peninjauan tersebut Bupati didampingi Dandim 0208/Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, jajaran OPD terkait, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Daerah Irigasi Silau Tua diketahui mengairi lahan sawah seluas 430 hektare di wilayah Setia Janji. Namun kondisi saluran primer dan sekunder yang sudah lama belum direhabilitasi dikeluhkan petani karena menghambat kelancaran aliran air.
Untuk menjawab persoalan itu, Pemkab Asahan memastikan akan mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar khusus untuk rehabilitasi jaringan irigasi di Silau Maraja.
"Dengan perbaikan saluran irigasi yang baik, kita harapkan hasil panen sawah masyarakat dapat meningkat secara signifikan," ujar Bupati saat meninjau lokasi.
Bupati menegaskan, sektor pertanian tetap menjadi prioritas pembangunan di Asahan. Perbaikan irigasi dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Rangkaian kegiatan diisi dengan peninjauan titik-titik saluran irigasi Sungai Silau Tua Dam Alam Bali. Bupati bersama rombongan mengecek langsung kondisi bangunan, pintu air, dan aliran yang selama ini menjadi sumber penghidupan ratusan kepala keluarga petani.
Petani di Desa Silau Maraja menyambut baik rencana rehabilitasi tersebut. Mereka berharap setelah saluran diperbaiki, pola tanam bisa lebih teratur dan produktivitas padi meningkat.
Dengan dukungan anggaran Rp1 miliar ini, Pemkab Asahan menargetkan rehabilitasi dapat segera dimulai agar pada musim tanam berikutnya 430 hektare sawah di Kecamatan Setia Janji sudah mendapatkan aliran air yang optimal.
