![]() |
| Foto : M Togar Rayditya, SH, MH., Ketua Umum Ikatan Bujang Gadis Kampus Sumatera Selatan (IBGKSS) |
SuaraIndo.Id – Ajang Pemilihan Bujang Gadis Kampus Sumatera Selatan kembali menegaskan perannya sebagai salah satu wadah strategis dalam melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Tidak sekadar menjadi kompetisi, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi kepemimpinan, kemampuan komunikasi, wawasan kebangsaan, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Setiap tahun penyelenggaraan, Pemilihan Bujang Gadis Kampus Sumatera Selatan menghadirkan mahasiswa terbaik dan berprestasi dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Selatan. Para peserta akan melalui serangkaian tahapan seleksi ketat, pembekalan materi, hingga pengembangan kapasitas SDM yang dirancang untuk membentuk pribadi yang berintegritas, adaptif, dan mampu menjadi teladan di lingkungan kampus maupun masyarakat sekitar.
Dengan semangat kepemimpinan, intelektualitas, kreativitas, dan kepedulian sosial, Pemilihan Bujang Gadis Kampus Sumatera Selatan terus melahirkan generasi muda unggul yang mampu membawa nama baik Sumatera Selatan di kancah regional, nasional, dan Internasional, dengan dilihat dari berbagai program-program kerjanya.
Pendaftaran Pemilihan Bujang Gadis Kampus Sumsel ini resmi dimulai sejak tanggal 04 Agustus kemarin. Pendaftaran masih dibuka hingga 18 September 2026. Pemilihan Bujang Gadis Kampus Sumsel merupakan ajang pencarian Duta Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan yang telah berdiri sejak tahun 1999.
Para anggota baru Ikatan Bujang Gadis Kampus nantinya akan dididik untuk memiliki jiwa kepemimpinan dengan melalui program-program kerja yang nantinya akan berdampak positif pada masyarakat.
Melalui proses tersebut, para finalis tidak hanya dituntut memiliki prestasi akademik, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, serta komitmen dalam melestarikan pendidikan serta budaya dan mempromosikan potensi-potensi daerah. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi dalam mencetak generasi muda unggul yang siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan identitas lokal.
Ajang ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Kehadiran para Bujang Gadis Kampus diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Sumatera Selatan.
Ketua Umum IBGKSS itu menambahkan, Di tengah era transformasi digital dan persaingan global yang semakin kompetitif, investasi terhadap kualitas generasi muda menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar-tawar. Karena itu, Pemilihan Bujang Gadis Kampus Sumatera Selatan terus berkomitmen menjadi bagian dari upaya mencetak calon-calon pemimpin masa depan yang memiliki integritas, kecakapan, serta semangat pengabdian tinggi kepada pendidikan dan masyarakat.
“Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan pengembangan potensi, Pemilihan Bujang Gadis Kampus Sumatera Selatan selalu siap terus melahirkan generasi muda unggul yang mampu menjadi agen perubahan, mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional, serta berkontribusi dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan.”tutup Togar***
