Suaraindo.id - Tahapan pembangunan teras pada Rehabilitasi
Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Paidi di Dukuh Banjari RT 21/RW 08, Desa
Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terus menunjukkan kemajuan.
Anggota Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu memasang reng bambu sebagai
penyangga utama sebelum pemasangan lembaran atap.
Menyusun Pelindung bagi Harapan Seorang Ayah
Dengan ketelitian dan kekompakan, setiap batang reng bambu dipasang pada posisinya agar menghasilkan konstruksi yang kuat, rapi, dan mampu menopang atap secara maksimal. Proses ini menjadi salah satu tahapan penting dalam menghadirkan teras yang kokoh, nyaman, dan aman bagi penghuni rumah, Minggu (2/8/2026).
Di balik kesederhanaan material bambu, tersimpan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama pembangunan.
Setiap reng yang terpasang bukan hanya menopang atap, tetapi juga menjadi lambang kepedulian, kebersamaan, dan harapan akan kehidupan yang lebih layak. Melalui kerja keras Satgas TMMD dan dukungan masyarakat, impian Beliau untuk memiliki hunian yang aman dan nyaman semakin mendekati kenyataan.
Dengan penuh ketelitian, setiap batang reng bambu dipasang dan disesuaikan agar membentuk rangka yang kokoh serta mampu menopang lembaran genteng dengan baik. Kekompakan dan semangat gotong royong menjadi kunci kelancaran pekerjaan, sehingga setiap tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana. [Pendim 0714]