UIP KLB Perkuat Kompetensi Petugas P3K melalui In House Training

Editor: Admin author photo

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) terus memperkuat penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui peningkatan kompetensi pegawai.
SuaraIndo.Id – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) terus memperkuat penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui peningkatan kompetensi pegawai. Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan In House Training Sertifikasi Petugas Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) yang diikuti oleh 10 pegawai perwakilan dari PLN UIP KLB, PLN UPP KLB 1 Pontianak, PLN UPP KLB 2 Sintang, dan PLN UPP KLB 3 Palangka Raya.

Kegiatan ini memberikan pembekalan kepada peserta mengenai penanganan awal pada kondisi kecelakaan maupun keadaan darurat di tempat kerja, mulai dari pemahaman dasar P3K hingga praktik penanganan korban sesuai prosedur keselamatan.

Pelaksanaan pelatihan juga dilengkapi dengan proses uji kompetensi. Dari seluruh peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan, 10 peserta dinyatakan kompeten dan memperoleh sertifikat serta hasil uji dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker).

Pemateri kegiatan, Ruri Nugroho, menyampaikan bahwa kemampuan memberikan pertolongan pertama merupakan salah satu bagian penting dalam kesiapsiagaan di tempat kerja.

“Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teori, tetapi juga dibekali kemampuan praktis dalam menghadapi kondisi darurat. Harapannya, kompetensi yang diperoleh dapat diterapkan di masing-masing unit kerja dan mendukung respons awal apabila terjadi kecelakaan,” ujar Ruri.

Manager K3LK UIP KLB, Aprilia Rahmawati, mengatakan bahwa penguatan kompetensi petugas P3K menjadi bagian dari upaya PLN dalam membangun lingkungan kerja yang semakin siap dan responsif terhadap kondisi darurat.

“Petugas P3K memiliki peran penting dalam memberikan respons awal ketika terjadi kondisi darurat. Dengan adanya pelatihan dan sertifikasi ini, kami berharap kompetensi tersebut dapat terus diterapkan dan dikembangkan sehingga semakin mendukung kesiapsiagaan K3 di seluruh unit kerja,” tutur Aprilia.

Sementara itu, General Manager UIP KLB, Susilo, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pegawai merupakan bagian dari komitmen PLN terhadap keselamatan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan.

“Budaya keselamatan dibangun melalui kompetensi, kepedulian, dan konsistensi dalam penerapannya. Kami berharap para peserta dapat membawa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam kegiatan ini ke unit masing-masing, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi keselamatan dan kesiapsiagaan di lingkungan kerja,” ungkap Susilo.

Melalui kegiatan ini, UIP KLB terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang K3 sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat, sebagai bagian dari komitmen PLN untuk mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan sehat.

Share:
Komentar

Berita Terkini