Anak 12 Tahun Tenggelam di Sungai Kapuas Melawi, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Editor: Admin author photo

Tim SAR gabungan saat persiapan pencarian korban tenggelam.
Suaraindo.id  – Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap seorang anak berusia 12 tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Pinoh Utara, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Korban dilaporkan hanyut terbawa arus saat mandi di Sungai Kapuas.

Kepala Kantor SAR Pontianak, Budiono, mengatakan korban bernama Reiold Lumbanturuan, 12 tahun, warga Dusun Jaba, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Pinoh Utara.

“Korban mandi di Sungai Kapuas. Karena tidak bisa berenang, korban hanyut terbawa arus dan tenggelam,” kata Budiono, Minggu (27/9/2026).

Usai kejadian, warga bersama keluarga korban dan aparat desa langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi. Namun, korban belum ditemukan dalam pencarian awal tersebut.

Tim SAR gabungan kemudian melanjutkan operasi pencarian dengan menyisir aliran Sungai Kapuas serta sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus.

Dalam proses pencarian, tim menyesuaikan area penyisiran dengan kondisi arus sungai dan situasi di lapangan. Upaya tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian dan menemukan keberadaan korban.

Budiono mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai.

Ia mengingatkan agar anak-anak tidak dibiarkan mandi atau bermain di sungai tanpa pengawasan, terutama bagi mereka yang belum memiliki kemampuan berenang.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar selalu mengawasi anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai. Jangan membiarkan anak mandi atau bermain di sungai tanpa pengawasan, terlebih bagi anak yang tidak bisa berenang,” ujarnya.

Hingga pencarian berlangsung, Tim SAR gabungan masih terus menyisir aliran Sungai Kapuas di sekitar lokasi kejadian untuk mencari keberadaan korban.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini