Koramil Sekadau Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Engkersik, 0,6 Hektare Lahan Terbakar

Editor: Admin author photo

Koramil 1204-15/Sekadau Hilir Respons Cepat Titik Karhutla di Engkersik.
SuaraIndo.id – Upaya cepat mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali dilakukan aparat bersama masyarakat di Kabupaten Sekadau. Koramil 1204-15/Sekadau Hilir bersama personel BKO dan warga berhasil memadamkan Karhutla yang terjadi di Desa Engkersik, Kecamatan Sekadau Hilir, Senin (7/9/2026).

Kebakaran tersebut diketahui setelah hasil pemantauan mendeteksi satu titik hotspot di wilayah Desa Engkersik. Luasan lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 0,6 hektare.

Mendapat informasi adanya titik panas, personel gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengendalian api. Penanganan dilakukan secara bersama-sama agar kobaran tidak menjalar ke wilayah lain.

Berkat respons cepat tersebut, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipastikan padam. Dalam proses pemadaman, tiga personel Koramil 1204-15/Sekadau Hilir, lima personel BKO, serta empat warga Desa Engkersik turut terlibat di lapangan.

Danramil 1204-15/Sekadau Hilir Kapten Arm Syarif Mahendra mengatakan, pemantauan dan patroli akan terus ditingkatkan, terutama di wilayah yang dinilai memiliki potensi terjadinya Karhutla.

“Begitu terdeteksi adanya titik panas di Desa Engkersik, personel langsung bergerak bersama personel BKO dan masyarakat untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan kondisi saat ini sudah aman serta terkendali,” ujarnya.

Meski api telah berhasil dipadamkan, personel gabungan tetap melakukan patroli di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat titik api baru maupun bara yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Patroli pencegahan melibatkan tiga personel Koramil 1204-15/Sekadau Hilir, tiga personel BKO Yon TP 538/TA, dua personel BKO Yon TP 833/BD, serta empat masyarakat Desa Engkersik.

Kapten Arm Syarif Mahendra mengimbau masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau tanda-tanda terjadinya Karhutla.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama semua pihak. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat menimbulkan kebakaran meluas,” tegasnya.

Pemadaman dan patroli yang dilakukan Koramil bersama personel BKO dan masyarakat menjadi bagian dari langkah pencegahan serta penanggulangan Karhutla di Kabupaten Sekadau.

Dengan pemantauan dan patroli yang dilakukan secara berkelanjutan, setiap potensi kebakaran diharapkan dapat terdeteksi lebih dini dan segera ditangani. Langkah ini penting untuk mencegah api meluas dan meminimalkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini