Lima Kafilah Kalbar Berprestasi di MTQ Nasional 2026, Ria Norsan Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Editor: Admin author photo

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, saat menerima para kafilah dalam kegiatan pemberian apresiasi dan tali asih di Ruang Ruai Telabang, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (29/9/2026).
Suaraindo.id  – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memberikan apresiasi kepada kafilah Kalimantan Barat yang telah berjuang dan menorehkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang.

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat menerima para kafilah dalam kegiatan pemberian apresiasi dan tali asih di Ruang Ruai Telabang, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalbar, official, pendamping, serta para qari, qariah, hafiz dan hafizah yang menjadi bagian dari kontingen Kalimantan Barat.

Dalam arahannya, Ria Norsan menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh kontingen Kalbar. Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan hasil dari proses, kerja keras dan ikhtiar bersama.

Hasil tersebut, lanjutnya, juga menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pola pembinaan dan meningkatkan kualitas kafilah Kalimantan Barat pada masa mendatang.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk evaluasi bersama, melihat apa kekurangan kita, tanpa harus saling menyalahkan. Yang terpenting bagaimana kita terus berbenah dan meningkatkan kualitas latihan secara disiplin,” ujar Ria Norsan.

Ia mengatakan persaingan pada ajang MTQ tingkat nasional semakin ketat. Karena itu, pembinaan tidak cukup dilakukan menjelang pelaksanaan lomba, tetapi perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dan terarah.

Ria Norsan mengusulkan agar program pelatihan kafilah Kalimantan Barat diperkuat, antara lain dengan mendatangkan pelatih tingkat nasional ke Kalbar maupun mengirim peserta berprestasi untuk mengikuti latihan intensif di luar daerah.

“Saya mengusulkan program pelatihan ke depan diperkuat, termasuk mendatangkan pelatih tingkat nasional ke Kalbar atau mengirim peserta berprestasi untuk mengikuti latihan intensif di luar daerah,” katanya.

Selain kemampuan teknis, ia menekankan pentingnya kedisiplinan, manajemen waktu dan kesiapan mental dalam menghadapi kompetisi. Para peserta juga diminta tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang telah diraih.

Sementara bagi peserta yang belum memperoleh hasil maksimal, Ria Norsan meminta agar tidak berkecil hati. Setiap hasil yang diperoleh, menurutnya, harus dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.

“Pemerintah Provinsi berkomitmen mendukung pembiayaan dan peningkatan fasilitas penunjang kafilah, dengan penjadwalan pembinaan yang lebih terstruktur,” tegasnya.

Ria Norsan turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan kafilah Kalimantan Barat, terutama para orang tua yang selama ini memberikan dukungan dan pendampingan kepada para peserta.

Pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, lima peserta asal Kalimantan Barat berhasil meraih prestasi. Yusuf Mubarak meraih Juara Terbaik II Hafalan Al-Qur’an 30 Juz.

Siti Farhatun Nufus meraih Juara Harapan I Tilawah Al-Qur’an Tuna Netra Putri, sedangkan Hadyan Miftah Pratama meraih Juara Harapan I Hafalan Al-Qur’an 5 Juz dan Tilawah Putra.

Raya Salsabila meraih Juara Harapan III Hafalan Al-Qur’an 5 Juz dan Tilawah Putri. Sementara Ni’matillah meraih Juara Harapan III Qiraat Al-Qur’an Murattal Dewasa Putri.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan tali asih secara simbolis sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kepada para peserta dan pihak yang telah berkontribusi dalam perjuangan kafilah Kalbar.

Apresiasi tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Pemprov Kalbar untuk memperkuat pembinaan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kafilah dalam menghadapi ajang musabaqah berikutnya, baik di tingkat nasional maupun internasional.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini