SuaraIndo.id – Sempat membuat keluarga dan rekan-rekannya cemas karena tak kunjung pulang, Iwan (47), warga yang dilaporkan hilang setelah mencari kepah di Desa Sukabangun Dalam, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Senin (7/9/2026) pagi.SAR Temukan Warga Tersesat Saat Mencari Kepah di Ketapang.
Iwan ditemukan Tim SAR gabungan sekitar pukul 06.15 WIB, tidak jauh dari lokasi terakhir korban diketahui berada. Ia ditemukan setelah sempat tersesat dan kesulitan menemukan jalan pulang di tengah kondisi lingkungan yang gelap dan berkabut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak I Made Junetra mengatakan, laporan kondisi membahayakan manusia tersebut diterima pihaknya dari Muhammad Rusli pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.
“Korban atas nama Iwan, 47 tahun, dilaporkan belum kembali setelah mencari kepah di Desa Sukabangun Dalam,” kata I Made Junetra.
Menurut I Made, Iwan berangkat mencari kepah pada Minggu sekitar pukul 08.00 WIB bersama lima orang rekannya. Mereka menuju lokasi menggunakan sepeda motor.
Namun, hingga sekitar pukul 15.00 WIB, Iwan tidak kunjung kembali. Kelima rekannya kemudian melakukan pencarian dengan melibatkan pihak keluarga dan masyarakat sekitar.
Pencarian dilakukan hingga malam hari, tetapi keberadaan Iwan belum juga diketahui. Kondisi tersebut kemudian dilaporkan kepada Tim SAR untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Menerima laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Ketapang bergerak menuju lokasi pada pukul 20.48 WIB untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.
Pencarian kembali dilanjutkan pada Senin pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Tim SAR gabungan menyisir area yang telah ditentukan di sekitar lokasi kejadian dengan harapan segera menemukan keberadaan korban.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 06.15 WIB, Iwan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, tidak jauh dari lokasi terakhir korban terlihat.
I Made menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, Iwan tersesat dan tidak mengetahui arah untuk kembali. Kondisi lingkungan yang gelap dan berkabut serta kurang memahami medan membuat korban kesulitan menemukan jalan pulang.
“Berdasarkan keterangan korban, Iwan tersesat dan tidak mengetahui arah untuk kembali. Kondisi lingkungan yang gelap dan berkabut serta kurang memahami medan membuat korban kesulitan menemukan jalan pulang,” jelas I Made.
Setelah ditemukan, Iwan langsung dievakuasi pada pukul 06.30 WIB. Korban kemudian dibawa pulang untuk diserahkan kepada pihak keluarga dalam kondisi selamat.
Dengan ditemukannya Iwan, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan berakhir. Pada pukul 06.40 WIB, SMC (SAR Mission Coordinator) mengusulkan penutupan operasi SAR.
“Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR selanjutnya kembali ke satuannya masing-masing,” kata I Made.
Operasi SAR pun resmi ditutup setelah korban ditemukan dalam keadaan selamat. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan dengan medan sulit agar memperhatikan kondisi lingkungan, cuaca, jarak tempuh, serta tetap menjaga komunikasi dan kebersamaan selama berada di lapangan.[SK]